Aktivis Kritik Logistik Pelabuhan Ditemukan Tewas di Bekasi - Plus62.co

Aktivis Kritik Logistik Pelabuhan Ditemukan Tewas di Bekasi

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi — Kematian aktivis pelabuhan Ermanto Usman memicu perhatian publik. Pria yang dikenal vokal mengkritik persoalan logistik pelabuhan itu ditemukan meninggal di rumahnya di kawasan Bekasi, Jawa Barat, awal Maret lalu.

Peristiwa tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi serta motif kejadian.

Baca Juga :  Polsek Ciledug Amankan Pencuri Motor yang Beraksi 100 Kali

Dalam insiden itu, Ermanto ditemukan meninggal di kediamannya. Sementara istrinya dilaporkan mengalami luka dan sempat mendapatkan penanganan medis.

Sebelum meninggal, Ermanto diketahui pernah menyuarakan kritik terkait persoalan logistik dan tata kelola pelabuhan dalam sejumlah diskusi publik dan podcast. Ia menyoroti tingginya biaya distribusi serta dugaan praktik yang dinilai merugikan sistem logistik nasional.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Tangkap Lima Buronan Sri Lanka di Jakarta Terkait Kasus Narkoba dan Pembunuhan

Sektor pelabuhan sendiri merupakan bagian penting dari perdagangan Indonesia dan sebagian besar pengelolaannya berada di bawah perusahaan pelabuhan milik negara, yakni .

Seiring viralnya berbagai narasi di media sosial, sejumlah pihak mengingatkan masyarakat agar tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Baca Juga :  Bayi Dibuang di Gang Kecil, Polisi Tangkap Ibu Kandung dalam 24 Jam

Hingga kini, kepolisian menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung dan belum menyampaikan kesimpulan mengenai motif kematian korban.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik yang berharap pengungkapan fakta dilakukan secara transparan dan profesional.

Berita Terkait

Praktisi Amy Mubinoto : IG Badan Perwakilan Netizen Bukan Produk Pers
Idul Fitri di Lapas Medan Berlangsung Khidmat
Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Kantor Hukum Rinto Hartoyo Agus Berhasil Tuntaskan Sengketa Aset 2.500 Meter dalam Hitungan Pekan
Parkir Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Digelandang Polisi
PASTI Soroti SP3 Kasus Dugaan Diskriminasi Siswi SD di Sorong, Minta Atensi Presiden dan Kapolri
Polri Tegaskan Korban TPPO yang Melanggar Hukum karena Paksaan Tak Dipidana
DePA-RI Dorong Sinergitas APH Pasca Berlaku KUHP dan KUHAP Baru

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:33 WIB

Praktisi Amy Mubinoto : IG Badan Perwakilan Netizen Bukan Produk Pers

Sabtu, 21 Maret 2026 - 15:55 WIB

Idul Fitri di Lapas Medan Berlangsung Khidmat

Senin, 9 Maret 2026 - 09:51 WIB

Aktivis Kritik Logistik Pelabuhan Ditemukan Tewas di Bekasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:21 WIB

Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:43 WIB

Kantor Hukum Rinto Hartoyo Agus Berhasil Tuntaskan Sengketa Aset 2.500 Meter dalam Hitungan Pekan

Berita Terbaru

Megapolitan

Kisruh di Rusun Pesakih, Warga Desak Ketua RT Dicopot

Senin, 20 Apr 2026 - 16:51 WIB

Megapolitan

Hadiri Halalbihalal FK Ulum, Wali Kota Ajak Jaga Kondusivitas

Senin, 20 Apr 2026 - 10:03 WIB

Megapolitan

Zulmansyah Sekedang Wafat, Insan Pers Kehilangan Sosok Pemersatu

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:38 WIB