JAKARTA, PLUS62.CO – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan tradisi Hajat Bumi Kramat Ganceng yang digelar di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Kamis (4/6/2026) malam.
Dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.
Kegiatan yang turut mendapat dukungan dari Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Timur itu juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim serta salat Isya berjamaah yang diikuti warga dan para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Munjirin mengajak masyarakat untuk terus menjaga keberlangsungan tradisi Hajat Bumi Kramat Ganceng sebagai bagian dari identitas dan kearifan lokal warga Pondok Ranggon.
Menurutnya, tradisi tersebut memiliki nilai historis dan budaya yang khas karena tidak ditemukan di wilayah lain di Jakarta Timur maupun daerah lainnya.
“Semoga kegiatan Hajat Bumi Kramat Ganceng berjalan dengan baik. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memajukan UMKM, meningkatkan perekonomian warga, dan yang terpenting menjaga keguyuban serta kebersamaan masyarakat yang telah terjalin sejak lama,” ujar Munjirin.
Ia menilai pelestarian budaya tidak hanya berfungsi menjaga warisan leluhur, tetapi juga dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan tersebut.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Hajat Bumi Kramat Ganceng juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas sosial masyarakat serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi warga sekitar.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Timur Fauzi, Camat Cipayung Diman, para lurah se-Kecamatan Cipayung, serta tokoh masyarakat setempat.
Melalui dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, tradisi Hajat Bumi Kramat Ganceng diharapkan terus lestari sebagai warisan budaya sekaligus menjadi penggerak ekonomi dan pemersatu warga Pondok Ranggon.






