Puluhan Warga Rusunawa Pesakih Daan Mogot Layangkan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua RT 10 RW 14 Cengkareng - Plus62.co

Puluhan Warga Rusunawa Pesakih Daan Mogot Layangkan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua RT 10 RW 14 Cengkareng

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adenawer Sirait, penanggung jawab mosi tidak percaya itu, mengatakan persoalan bermula dari pelaksanaan aturan yang kerap disalahgunakan ketua RT.

Adenawer Sirait, penanggung jawab mosi tidak percaya itu, mengatakan persoalan bermula dari pelaksanaan aturan yang kerap disalahgunakan ketua RT.

JAKARTA, plus62.co — Puluhan warga RT 10 RW 014 Rusunawa Pesakih, Daan Mogot, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, kompak melayangkan mosi tidak percaya kepada ketua RT mereka. Sedikitnya 40 warga menandatangani dokumen tersebut, yang dipicu oleh dugaan sikap arogan dan penyalahgunaan wewenang oleh sang ketua RT.

Baca Juga :  Lurah Duri Kosambi Sarankan Mediasi Konflik GPdI Rusunawa Daan Mogot

Adenawer Sirait, penanggung jawab mosi tidak percaya itu, mengatakan persoalan bermula dari pelaksanaan aturan yang kerap disalahgunakan ketua RT. Menurut dia, semua urusan yang berkaitan dengan penghuni rusun berada di bawah kewenangan UPRS/Dinas Perumahan, bukan ketua RT.

“Masalah perizinan di rusun itu sepenuhnya wewenang UPRS atau Dinas Perumahan. RT tidak punya kewenangan. Saya pernah mengalami sendiri: saya punya kios di rusun, dan ada saudara dari Medan yang menitipkan barang karena istrinya mau melahirkan. Ketua RT malah memanggil pengelola untuk melarang,” ujar Adenawer.

Baca Juga :  Klakson Telolet yang di Pasang di Truk dan Bus Dapat Mengganggu Sistem Pengereman

Ia mengatakan pengelola dan Dinas Perumahan justru memberi izin karena tidak ada pelanggaran. “Bukankah itu penyalahgunaan wewenang? Gayanya teriak-teriak seperti bang jago. Ada saksinya, dari pengelola dan sekuriti,” kata dia.

Baca Juga :  Pahit Getir Kehidupan Penjaja Kopi Keliling

Warga mengaku telah mengumpulkan tanda tangan serta fotokopi KTP sebagai bukti keberatan resmi.

“Dalam minggu ini, mosi tidak percaya akan kami serahkan ke Kelurahan Duri Kosambi dengan tembusan kepada Camat Cengkareng,” ujar Adenawer.

Berita Terkait

Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk
Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial
Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI
Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah
Bimbel Mingguan BPAY Dorong Anak Yatim Raih Cita-Cita

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:42 WIB

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB