Heboh Es Kue Jadul Diduga Berbahan Spons di Kemayoran - Plus62.co

Heboh Es Kue Jadul Diduga Berbahan Spons di Kemayoran

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Tangkapan Layar Video Viral Es Kue Jadul Diduga Terbuat dari Spons Ditemukan di Utan Panjang Kemayoran (Dok.Info Kemayoran)

Foto Tangkapan Layar Video Viral Es Kue Jadul Diduga Terbuat dari Spons Ditemukan di Utan Panjang Kemayoran (Dok.Info Kemayoran)

JAKARTA, Plus62.co — Seorang warga menemukan jajanan jadul berupa es kue yang diduga terbuat dari bahan menyerupai spons di wilayah Utan Panjang 3, RT 10/05, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/1/2026). Temuan tersebut langsung menyita perhatian warga sekitar.

Jajanan yang tampak menyerupai es kue anak-anak tempo dulu itu awalnya terlihat biasa. Namun, setelah diamati lebih dekat, teksturnya dinilai tidak lazim dan menimbulkan kecurigaan di kalangan warga.

Berdasarkan rekaman video yang di unggah info Kemayoran, es kue tersebut diperlihatkan memiliki bahan yang tidak menyerupai es pada umumnya. Petugas di lokasi bahkan menunjukkan bahwa bahan jajanan itu dapat dibakar.

Baca Juga :  3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus


“Ini kita dapat es kue jadul yang dulu pernah kita makan, nah sekarang bagi orang harus hati-hati,karena ini sudah rekayasa bukan terbuat dari bahan kue (Puding) pada umumnya melainkan ini spon,”kata petugas dalam video memperlihatkan es kue yang dibakar.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran para orang tua karena jajanan anak-anak itu diduga mengandung material yang sangat berbahaya jika dikonsumsi.

Hingga saat ini, asal-usul jajanan es kue tersebut masih belum diketahui. Tidak ada keterangan jelas mengenai penjual maupun bahan yang digunakan dalam pembuatannya.

Baca Juga :  Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan


Warga sekitar mengaku resah dengan adanya temuan tersebut. Mereka khawatir jajanan serupa masih beredar dan dapat membahayakan kesehatan, khususnya bagi anak-anak.

Sementara itu, pihak terkait masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan kandungan bahan pada es kue tersebut. Warga diimbau agar lebih berhati-hati dan selektif dalam membeli jajanan, serta memastikan keamanan sebelum dikonsumsi.

Baca Juga :  Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data


(Rdw)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Kamis, 3 September 2026 - 20:32 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa

Berita Terbaru

Megapolitan

Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:19 WIB

Megapolitan

Purbaya Dicopot, Bea Cukai Watch: Jangan Buru-buru Bernapas Lega

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:39 WIB

Megapolitan

Pameran Ikan Hias APIC-Pokja PWI Jakbar Edukasi Ratusan Pelajar

Selasa, 15 Sep 2026 - 22:16 WIB