Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa - Plus62.co

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa

- Jurnalis

Kamis, 3 September 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALIMANTAN, Plus62.co – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kalimantan beberapa hari ini, telah menimbulkan kerusakan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kenyamanan kehidupan masyarakat, serta terganggunya kelestarian habitat satwa.

Kebakaran yang kian meluas, di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, memaksa Pemerintah Daerah menaikkan status menjadi tanggap darurat, pada Rabu (2/9/2026). Sebanyak 15 dari 20 kecamatan terdampak karhutla. Diperparah dengan terciptanya kabut asap yang membuat kualitas udara memburuk hingga masuk kategori sangat tidak sehat.

Baca Juga :  Refleksi HPN 2026 Pemberitaan Tentang Anak dalam Perspektif News-Making Criminology

Kini ratusan warga mulai mengalami gangguan kesehatan, khususnya saluran pernapasan. Dinas Kesehatan Ketapang mencatat ada 803 kasus ISPA di tengah kepungan asap.

Dari pantauan di lapangan, tampak tebal dan pekatnya kabut asap sangat mengganggu aktivitas warga, karena jarak pandang nyaris hilang. Bukan hanya gangguan asap, kondisi warga juga diperparah dengan krisis air bersih akibat kekeringan. Hal ini menambah penderitaan kehidupan masyarakat Kalimantan.

Baca Juga :  Refleksi HPN 2026 MEDIA YANG MATI PELAN-PELAN

 

Selain berdampak terhadap lingkungan sekitar, karhutla juga mengancam kelestarian habitat satwa liar yang hidup di hutan Kalimantan. Salah satunya kucing kuwuk (Prionailurus Bengalensis) atau kucing hutan Kalimantan.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi dan Purwakarta, Getaran Terasa hingga Jakarta

Seekor anak kucing kuwuk ditemukan tim SAR selamat dari kobaran api. Namun nasib berbeda dialami induk dan keluarganya yang terjebak dalam kepungan api. Kucing kuwuk merupakan satwa liar yang hidup di kawasan hutan hingga area perkebunan.

Peristiwa ini menjadi pengingat, betapa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kelestarian habitat satwa liar.

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen

Sabtu, 17 Okt 2026 - 19:08 WIB

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB