Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah - Plus62.co

Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NUSA TENGGARA TIMUR, plus62.co – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Pimpinan Komisi XI DPR-RI, melakukan peninjauan langsung kondisi sejumlah wilayah yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Rabu (19/8/2026).

Pada kesempatan itu, Purbaya memastikan telah mengalokasikan anggaran tanggap darurat gempa Flores sebesar lima triliun rupiah, dan akan terus memonitor penanganan pasca gempa.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Barat Iin Dorong PPPK PW Terapkan 4S

“Bapak Presiden tidak melupakan kondisi seluruh masyarakat disini, dan kebetulan kami dari kementerian keuangan datang kesini membawa satu truk bantuan. Untuk penanganan bencana akan kita siapkan anggaran sampai 5 T.” Ujar Purbaya.

 

 

Di lokasi bencana terdapat sekitar 700-an jiwa pengungsi, termasuk balita dan lansia. Mereka terpaksa mendirikan rumah dan menempati tenda-tenda darurat, karena tidak hanya takut gempa susulan, namun juga khawatir Gunung Ranaka yang masih aktif ikut terdampak guncangan gempa.

Baca Juga :  RBPI Respon Kecelakaan Maut Yang Melibatkan Truk Di GT Ciawi 2 : Perusahaan Harus Bertanggung Jawab

Namun Purbaya minta pemerintah daerah berkoordinasi lebih aktif dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), untuk memastikan data, baik korban maupun dampak kerusakan agar perbaikan dan alokasi anggaran bisa tepat sasaran.

Baca Juga :  Pramono Anung Pastikan Jakarta Tidak Ada Pemutihan Pajak Kendaraan

“Nanti kita tunggu petunjuk bapak Presiden, tapi yang jelas approachnya mungkin gak jauh dengan apa yang terjadi di Aceh, dimana pemerintah juga akan memperbaiki rumah-rumah yang rusak,” tutup Purbaya.

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Bimbel Mingguan BPAY Dorong Anak Yatim Raih Cita-Cita

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:06 WIB