JAKARTA, plus62.co – Usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/11/2025) sebagai tersangka atas kasus dugaan fitnah ijazah Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo Cs tidak ditahan oleh pihak kepolisian. Ketiga tersangka yang diperiksa yakni, Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa). Mereka diperiksa selama 9 jam lebih.
Dalam jumpa pers kepada wartawan, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin membeberkan alasan tidak melakukan penahanan kepada Roy Suryo Cs, karena para tersangka mengajukan ahli dan saksi yang meringankan.

“Ketiga tersangka mengajukan ahli dan saksi yang meringankan. Tentunya dalam hal ini kami sebagai penyidik harus menjaga keseimbangan, keterangan, dan informasi sehingga proses penegakan hukum ini adil dan berimbang,” ujarnya.
“Saat ini pemeriksaan sudah selesai dilakukan, para tersangka sudah memberikan keterangan, setelah ini kepada ketiga tersangka kami perbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing,” imbuh Dirreskrimum.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan delapan tersangka yang terbagi dalam dua klaster terkait kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Klaster pertama terdiri dari lima tersangka yakni Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi dan Muhammad Rizal Fadillah.
Mereka dijerat Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 27a juncto Pasal 45 ayat 4 dan atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang ITE.
Kemudian klaster kedua terdiri dari tiga tersangka yakni Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa.
Ketiganya dijerat Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP dan atau Pasal 32 ayat 1 juncto Pasal 48 Ayat 1 dan atau Pasal 35 juncto Pasal 51 ayat 1 dan atau Pasal 27a juncto Pasal 45 ayat 4 dan atau Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45a ayat 2 Undang-Undang ITE.
Dalam perkara ini, penyidik menyebut Roy Suryo cs telah menyebarkan tuduhan palsu, berita bohong dan menyesatkan publik.(*)






