Jenuh Menunggu Pemerintah, Warga Kampung Pilar Pandeglang Swadaya Perbaiki Jalan Rusak - Plus62.co

Jenuh Menunggu Pemerintah, Warga Kampung Pilar Pandeglang Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

warga perbaiki jalan rusak di pandeglang-Banten. dok. istimewa

warga perbaiki jalan rusak di pandeglang-Banten. dok. istimewa

PANDEGLANG,plus62.co– Rasa jenuh dan frustasi akhirnya mendorong warga Kampung Pilar, Desa Mangkualam, Kabupaten Pandeglang, Banten, untuk mengambil alih tanggung jawab yang dinilai terbengkalai. Setelah berulang kali menanti realisasi janji perbaikan jalan dari pemerintah, puluhan warga bergotong-royong memperbaiki jalan rusak di wilayah mereka secara swadaya.

Aksi swadaya ini menyusul lamanya penantian yang tidak kunjung membuahkan hasil, meskipun pemerintahan telah berganti. “Kami sudah terlalu jenuh. Pemerintahan sudah berganti, tetapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata apa pun. Itulah yang akhirnya menggugah kami untuk berinisiatif swadaya,” ujar Makrom, warga setempat dilansir detikNews, (24/9/2025).

Baca Juga :  Polri Semprot Jalan Lintas Aceh Selatan untuk Kurangi Debu Pasca Banjir


Kondisi jalan yang rusak parah tersebut telah lama menjadi sumber keluhan. Menurut Makrom, jalan itu bukan hanya sekadar gangguan, tetapi telah memicu sejumlah masalah serius, termasuk sering terjadinya kecelakaan bagi pengendara motor maupun mobil. Kerusakan infrastruktur ini juga disebutnya sebagai penghambat aktivitas ekonomi warga setempat.

“Kami melihat sendiri, banyak pengendara roda dua dan roda empat yang mengalami kecelakaan di sini. Jelas ini menghambat perekonomian kami,” katanya menambahkan.

Perbaikan swadaya yang dilakukan warga mencakup jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer, yang merupakan akses penghubung vital menuju enam desa di sekitarnya. Yang disayangkan oleh warga, inisiatif masyarakat ini tidak diimbangi dengan bantuan sedikit pun dari pihak pemerintah.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Kapuk Tak Kunjung Diperbaiki, Warga: Kami Bayar Pajak!


“Setidaknya dengan usaha kami sendiri, jalan ini tidak lagi terlalu jelek dan nyaman untuk dilewati, meskipun semua dilakukan secara swadaya tanpa bantuan pemerintah,” pungkas Makrom.

Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata kesabaran warga yang telah habis, sekaligus menunjukkan ketergantungan mereka pada inisiatif sendiri di tengah lambatnya respons pemerintah dalam menangani infrastruktur dasar.(*)

Baca Juga :  Kades Palasari Akui Izin SPPG Tak Sah, Warga Villa Cherry Minta Operasional Dihentikan

Penulis : Rdw

Sumber Berita: detikNews

Berita Terkait

Kapolri: Stabilitas Kamtibmas Kunci Ekonomi
Aktivis Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal Sulut, Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM
Kejaksaan Serahkan 6 Tersangka Korupsi Kredit Bank Plat Merah ke JPU
Tiga Pelaku Pengeroyokan Wartawan di PT PMM Ditahan Polda Babel
Ramadan Penuh Harapan di Lapas Medan
Warga Adat Tanoyan Keluhkan Kesulitan Menjual Emas Hasil Tambang Tradisional
Kades Palasari Akui Izin SPPG Tak Sah, Warga Villa Cherry Minta Operasional Dihentikan
Kepres 37/2025 Jadi Momentum Penataan Wilayah Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:01 WIB

Kapolri: Stabilitas Kamtibmas Kunci Ekonomi

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:34 WIB

Aktivis Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal Sulut, Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM

Senin, 9 Maret 2026 - 21:32 WIB

Kejaksaan Serahkan 6 Tersangka Korupsi Kredit Bank Plat Merah ke JPU

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:07 WIB

Tiga Pelaku Pengeroyokan Wartawan di PT PMM Ditahan Polda Babel

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:28 WIB

Ramadan Penuh Harapan di Lapas Medan

Berita Terbaru

Megapolitan

Safari Syawal Jaktim, Pemkot Jaga Harmoni dengan Tokoh Agama

Jumat, 27 Mar 2026 - 13:03 WIB

Megapolitan

Aturan Ada, Penindakan Nihil: Parkir Liar Jakpus Disorot

Jumat, 27 Mar 2026 - 12:56 WIB