Jalan Rusak di Kapuk Tak Kunjung Diperbaiki, Warga: Kami Bayar Pajak! - Plus62.co

Jalan Rusak di Kapuk Tak Kunjung Diperbaiki, Warga: Kami Bayar Pajak!

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan rusak di kapuk tanggul timur semakin memprihatinkan

Kondisi jalan rusak di kapuk tanggul timur semakin memprihatinkan

JAKARTA,Plus62.co — Kerusakan jalan di kawasan Kali Baru Timur, Kapuk, Jakarta Barat hingga kini belum mendapatkan penanganan. Kondisi jalan yang berlubang serta kerap digenangi air telah lama dikeluhkan warga karena membahayakan pengendara dan menghambat aktivitas sehari-hari.

Pantauan di lokasi menunjukkan para pengendara motor maupun mobil kesulitan melintas. Banyaknya lubang dengan kedalaman bervariasi, ditambah genangan air, membuat pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok.

Baca Juga :  HIKMAHBUDHI Rayakan Harlah ke-55, Tegaskan Peran Organisasi Mahasiswa sebagai Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa


Asep, seorang pengendara motor, menilai kondisi jalan rusak tersebut seharusnya menjadi prioritas pemerintah, mengingat warga telah memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak.

“Kami ini bayar pajak, tapi jalan dibiarkan rusak seperti ini. Sudah sering ada motor tergelincir. Apalagi kalau hujan, lubangnya enggak kelihatan,”ujarnya (19/11/2025)

Baca Juga :  Buddha Tzu Chi Bagikan 1500 Paket Idul Fitri di Kelurahan Kapuk


Keluhan serupa juga disampaikan Nia, seorang pejalan kaki yang setiap hari melintasi jalan tersebut. Ia mengaku kesulitan melewati ruas jalan yang rusak parah, licin, dan becek.

“Jalan ancur begini, becek. Gimana ya? Pemerintah kok enggak bisa ngatasin sih,”keluhnya.

Baca Juga :  HUT Koperasi ke-78, Delapan Kelurahan di Jakpus Terima Akta Koperasi


Warga berharap pemerintah DKI Jakarta segera turun tangan melakukan perbaikan sebelum memakan korban lebih banyak dan mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada akses jalan tersebut.


(Rdw)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Jakarta, Publik Tunggu Langkah Konkret Pemprov DKI
Mengaku Dikeroyok di Warkop Sendiri, Pria Berkebutuhan Khusus Malah Jadi Terlapor
Sumut Kenalkan Pesona Danau Toba dan Geopark Samosir ke Dunia
Trauma Healing Anak Korban Kebakaran Kebon Kelapa
NENDIA PRIMARASA Tradisi Membahagiakan, karena dibalik Setiap Momen Besar, ada Rasa yang Membuatnya Istimewa
Keributan Terjadi di Andrews Party Mart Sunter, Polisi Lakukan Penanganan
Mutasi Pdt Marganda dan Misteri Tanah Gereja, Jemaat Minta HKBP Buka Fakta
MHT-PWI Jaya 2026: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan Jakarta

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:12 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Jakarta, Publik Tunggu Langkah Konkret Pemprov DKI

Minggu, 6 September 2026 - 00:12 WIB

Mengaku Dikeroyok di Warkop Sendiri, Pria Berkebutuhan Khusus Malah Jadi Terlapor

Jumat, 4 September 2026 - 22:11 WIB

Sumut Kenalkan Pesona Danau Toba dan Geopark Samosir ke Dunia

Jumat, 4 September 2026 - 21:03 WIB

NENDIA PRIMARASA Tradisi Membahagiakan, karena dibalik Setiap Momen Besar, ada Rasa yang Membuatnya Istimewa

Kamis, 3 September 2026 - 11:31 WIB

Keributan Terjadi di Andrews Party Mart Sunter, Polisi Lakukan Penanganan

Berita Terbaru

Megapolitan

Sumut Kenalkan Pesona Danau Toba dan Geopark Samosir ke Dunia

Jumat, 4 Sep 2026 - 22:11 WIB