IAS Tingkatkan Kesiapan Layanan Kebandarudaraan Jelang Nataru 2025–2026 - Plus62.co

IAS Tingkatkan Kesiapan Layanan Kebandarudaraan Jelang Nataru 2025–2026

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menegaskan bahwa kesiapan Nataru tidak hanya berorientasi pada operasional, tetapi juga berdampak langsung pada kepercayaan pasar dan kinerja komersial.

Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menegaskan bahwa kesiapan Nataru tidak hanya berorientasi pada operasional, tetapi juga berdampak langsung pada kepercayaan pasar dan kinerja komersial.

TANGERANG,PLUS62.co – InJourney Aviation Services (IAS) memperkuat kesiapan operasional kebandarudaraan menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025–2026) sebagai bagian dari strategi menjaga keandalan layanan sekaligus mendorong keberlanjutan kinerja bisnis ekosistem aviasi nasional.

Kesiapan tersebut disampaikan dalam press conference di Grand Anara Airport Hotel, Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sebagai subholding strategis InJourney, IAS Group memposisikan periode Nataru sebagai momentum krusial untuk memastikan konsistensi standar layanan, stabilitas operasional, serta optimalisasi nilai komersial di seluruh bandara kelolaan (17/12/25).

Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menegaskan bahwa kesiapan Nataru tidak hanya berorientasi pada operasional, tetapi juga berdampak langsung pada kepercayaan pasar dan kinerja komersial. “Sebagai holding, InJourney memastikan seluruh entitas berada pada level kesiapan optimal. Konsistensi layanan dan pengalaman pelanggan menjadi faktor kunci dalam menjaga daya saing dan keberlanjutan bisnis bandara,” ujarnya.

Baca Juga :  Bangunan Bermasalah di Jalan Kaji Kelurahan Petojo Utara Jakpus Tidak Sesuai IMB, Diduga Pejabat Cipta Karya Terima Suap

Pelaksana Tugas Direktur Utama IAS, Danny P. Thaharsyah, menyampaikan bahwa penguatan difokuskan pada sistem kendali operasional berbasis data dan digitalisasi proses. “Penataan personel, optimalisasi infrastruktur, serta pemanfaatan sistem monitoring digital terintegrasi melalui Posko Gabungan Nasional kami lakukan untuk memastikan respons cepat dan mitigasi risiko operasional selama periode puncak,” jelasnya.

Baca Juga :  Puluhan Warga Rusunawa Pesakih Daan Mogot Layangkan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua RT 10 RW 14 Cengkareng

Transformasi digital turut diperkuat melalui implementasi CALIS dan WARRIOR yang meningkatkan visibilitas dan pengendalian layanan kargo nasional. “Sistem ini meningkatkan akurasi pengambilan keputusan operasional dan mempercepat tindakan korektif, terutama dalam menghadapi lonjakan trafik penumpang dan kargo,” lanjut Danny.

Untuk memastikan konsistensi layanan lintas regional, IAS Group mengoperasikan POSGABNAS Nataru 2025–2026 pada 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 sebagai pusat koordinasi nasional yang mengintegrasikan monitoring penumpang, bagasi, kargo, dan fasilitas bandara.

Baca Juga :  Kemendag Bongkar Tempat Perakitan Smartphone Ilegal di Cengkareng, Barang Yang di Sita Capai 17,6 Miliar

Dari sisi komersial, Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis, menyatakan IAS memanfaatkan momentum Nataru melalui penguatan program bernilai tambah. “Kami menghadirkan berbagai program promo dan activation di layanan concierge, lounge, baggage service, hospitality, hingga food service untuk menjaga pertumbuhan pendapatan sekaligus meningkatkan customer lifetime value,” ungkapnya.

Melalui penguatan operasional dan strategi komersial terintegrasi tersebut, IAS Group menegaskan posisinya sebagai pengelola layanan kebandarudaraan yang tidak hanya andal secara operasional, tetapi juga adaptif terhadap dinamika bisnis dan pertumbuhan industri aviasi nasional.

Berita Terkait

Kejari dan Pemkot Jakpus Bersinergi Tingkatkan Kemakmuran Masyarakat
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Kepri
BCW Soroti Integrasi Bea Cukai-Pajak: Jangan Cuma Tukar Data, Bongkar Transaksi Mencurigakan
Arifin Pastikan 95 Korban Kebakaran Paseban Dapat Bantuan
Banyak Masalah Bea Cukai, Sejumlah Tokoh Bentuk Bea Cukai Watch
OT Peduli Bergerak Cepat, Bantuan Logistik Tiba untuk Korban Gempa Nagekeo
DePA-RI: Jangan Biarkan Viralitas Menjadi “Pengadilan Media Sosial
Ketika Uang Tak Lagi Datang dari Kerja, Kritik Imam Khamenei terhadap Kekayaan Instan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:44 WIB

Kejari dan Pemkot Jakpus Bersinergi Tingkatkan Kemakmuran Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:47 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Kepri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:40 WIB

BCW Soroti Integrasi Bea Cukai-Pajak: Jangan Cuma Tukar Data, Bongkar Transaksi Mencurigakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Arifin Pastikan 95 Korban Kebakaran Paseban Dapat Bantuan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:13 WIB

OT Peduli Bergerak Cepat, Bantuan Logistik Tiba untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Megapolitan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Kepri

Sabtu, 22 Agu 2026 - 06:47 WIB

Megapolitan

Arifin Pastikan 95 Korban Kebakaran Paseban Dapat Bantuan

Jumat, 21 Agu 2026 - 15:26 WIB