JAKARTA, PLUS62.CO — OT Peduli bergerak cepat merespons gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Melalui lini kemanusiaan OT Group, bantuan logistik untuk warga terdampak telah tiba di Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sikka, Maumere, pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 04.00 WITA.
Bantuan tersebut diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekitar 2.000 warga yang mengungsi akibat gempa. Bencana tersebut dilaporkan menyebabkan puluhan orang meninggal dunia serta merusak ratusan rumah.
Director & COO OT Group, Donny, mengatakan pengiriman bantuan merupakan bentuk respons cepat perusahaan untuk membantu warga yang masih bertahan di posko-posko pengungsian.
“Bantuan kemanusiaan OT Peduli untuk warga Mbay, Nagekeo, sudah tiba di PMI Kabupaten Sikka untuk segera disalurkan. Logistik yang kami kirimkan berfokus pada kebutuhan pokok siap santap dan pemenuhan kebersihan diri,” ujar Donny di Jakarta Timur, Minggu (16/8/2026).
Bantuan yang dikirim meliputi produk makanan dan minuman, antara lain Tango, Crystalin, dan Teh Gelas. OT Peduli juga menyalurkan perlengkapan kebersihan diri berupa sikat dan pasta gigi Formula.
Donny mengatakan bantuan tersebut segera didistribusikan ke sejumlah posko pengungsian utama.
“Kami langsung distribusikan hari ini dan esok ke posko-posko pengungsian utama agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh saudara-saudara kita yang terdampak bencana di lapangan,” katanya.
Serah terima bantuan dilakukan di Markas PMI Kabupaten Sikka, Maumere. Lokasi tersebut menjadi titik penampungan awal sebelum bantuan didistribusikan menuju wilayah terdampak di Nagekeo.
Perwakilan PMI Kabupaten Sikka, Irman, mengapresiasi respons cepat OT Peduli dalam membantu para korban gempa.
“Kami mengapresiasi dan menyambut baik kepedulian dari OT Peduli. Pasokan makanan, minuman, hingga perlengkapan mandi seperti sikat dan pasta gigi ini sangat dibutuhkan oleh ribuan warga di pengungsian,” ujar Irman.
Menurut Irman, relawan PMI dikerahkan untuk mengawal proses distribusi agar bantuan dapat diterima secara tepat dan merata oleh warga di titik-titik pengungsian yang membutuhkan.
Aksi OT Peduli diharapkan dapat membantu meringankan beban warga terdampak sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat pascagempa Nagekeo.






