Viral Aksi Pungli Jukir di Bandung, Getok Tarif Parkir 50 Ribu - Plus62.co

Viral Aksi Pungli Jukir di Bandung, Getok Tarif Parkir 50 Ribu

- Jurnalis

Jumat, 11 Juli 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG,plus62.co – Aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh juru parkir (jukir) viral di media sosial. Kali ini, korbannya adalah seorang wanita pengunjung Warung Nasi Bu Imas, salah satu rumah makan di Jalan Pungkur, Kota Bandung. Usai menikmati makanan, pengunjung tersebut digetok tarif parkir 50 ribu oleh seorang jukir.

Kejadian ini direkam dan diunggah oleh akun TikTok @veronicaashn. Dalam video yang viral tersebut, sang pengunjung mempertanyakan dasar penarikan tarif parkir yang dinilai tidak masuk akal. Saat diminta menunjukkan tiket parkir resmi, jukir tersebut berdalih bahwa tiket hanya tersedia untuk kendaraan pribadi seperti mobil dan motor.

Baca Juga :  UPRS Turunkan Tim, Satpol PP Siap Tertibkan Penghuni Rusun Pesakih yang Diduga Langgar Aturan


“Parkirnya berapa, jangan tembak-tembak parkir dong. Saya gak suka,” ucap wanita yang merekam video, sebagaimana di lihat oleh plus62.co (11/7/2025).

“Ya ibu maunya berapa? Jangan rekam-rekam gitu, Bu,”jawab jukir dalam video, “Kan saya bilang kasih 30 ribu gak bisa, parkir itu jangan mahal-mahal a,” ujar wanita dalam video.

“Gileee, mahalan parkirnya dari pada makan di Bu Imasnya.”tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Baca Juga :  Bisnis Parkir di Rusun Pesaki Diduga Jadi Ladang Pungli, Pengawasan UPRS Disorot

Setelah perdebatan yang terekam kamera, jukir akhirnya menurunkan tarif menjadi Rp30 ribu. Namun, angka tersebut tetap dianggap tidak wajar dan memberatkan pengunjung.


(Rdw)

Baca Juga :  Viral! Sopir Jadi Korban Pungli Preman di Thamrin City Jakarta Pusat.

Berita Terkait

100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen
Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk
Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial
Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI
Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:08 WIB

100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Berita Terbaru

Megapolitan

100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen

Sabtu, 17 Okt 2026 - 19:08 WIB

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB