Wartawan Online di Temukan Tewas di Sebuah Kamar Hotel di Kebon Jeruk, Keluarga: di Duga Korban di Bunuh - Plus62.co

Wartawan Online di Temukan Tewas di Sebuah Kamar Hotel di Kebon Jeruk, Keluarga: di Duga Korban di Bunuh

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi Korban Tewas Karena di Bunuh

Foto: ilustrasi Korban Tewas Karena di Bunuh

Jakarta ,plus62.co – Wartawan media online bernama Situr Wijaya 33 tahun di temukan tewas di sebuah kamar hotel di kebon jeruk, Jakarta Barat,(4/4/2025).

Di duga wartawan online tewas di bunuh. Dugaan tersebut datang dari keluarga korban setelah melihat foto-foto zenajah di temukan ada kejanggalan.

Keluarga mengungkap kejanggalan dari kematian korban berdasarkan foto-foto kondisi jenazah, antara lain keluar darah dari mulut dan hidung.


Kuasa hukum keluarga SW, Rogate Oktoberius Halawa, mengatakan kondisi jasad korban mengarah pada dugaan tindakan pembunuhan.

“Setelah melihat foto-foto korban, pihak keluarga korban curiga bahwa korban meninggal dunia karena di bunuh. Karena di lihat dari foto kondisi korban mengeluarkan darah di hidung dan mulut, luka memar di wajah dan seluruh badan, serta ada sayatan di leher bagian belakang,” kata Rogate, Sabtu (5/4/2025).

Kuasa hukum dan keluarga korban telah resmi melaporkan dugaan pembunuhan wartawan Situr Wijaya ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/2261/IV/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 5 April pukul 14.23 WIB. Keluarga melaporkan dugaan tindak pidana pembunuhan UU nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP sebagaimana di maksud pasal 338.

Baca Juga :  Pria di Banyuwangi Bunuh Netizen Gegara Komentar di Live Tiktok Kekasihnya


“Kecurigaan di hilangkan nyawa, bisa di racun, bisa juga di aniaya. Kami berharap agar polisi segera menuntaskan kasus ini dan tidak berlarut-larut,” kata Rogate.

Rogate menyayangkan, pihak hotel tidak menginformasikan kematian korban kepada keluarga. Informasi kematian korban, justru di dapat keluarga dari Rumah Sakit Duta Indah Jakarta Utara, tempat jenazah di bawa.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Tambora Jakarta Barat

“Rumah sakit, tahunya dari sopir ambulans yang mengantar jenazah, yang kami sayangkan pihak hotel tidak memberitahukan hal ini ke keluarga korban,” kata Rogate.

Korban di duga meninggal pada Jum’at malam sekitar pukul 22.25 WIB. Namun, pihak hotel baru memanggil ambulans untuk mengangkut jenazah keesokan harinya.

“Informasi dari pihak hotel kami terima pukul 12.57, mereka pesan ambulans, bilang atas nama pasien Situr Wijaya mau di bawa ke RS Ukrida yang terdekat dari lokasi,” ujar sopir ambulans yang tidak mau di sebut namanya.

Baca Juga :  Refleksi HPN 2026 MEDIA YANG MATI PELAN-PELAN


Menurutnya, tim ambulans, yang bertugas mengangkut tubuh korban dari kamar hotel, melihat posisi pria itu sudah tergeletak di bawah kasur kamar Hotel. Kondisi korban tidak memakai baju, hanya celana boxer.

Tim ambulans ingin memastikan korban benar-benar sudah meninggal atau belum, sehingga memutuskan membawa Situr ke rumah sakit untuk cek EKG atau rekam jantung. Akhirnya tim ambulans membawa korban ke RS Duta Indah Jakarta Utara. Sampai di sana, korban di nyatakan meninggal dan badan sudah biru semua. // RNT

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Kamis, 3 September 2026 - 20:32 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa

Berita Terbaru