Temu Kangen Wartawan Amunisi: Kenang Hendra Usmaya dan Maliki Hidayat,Soroti Ancaman Kebebasan Pers - Plus62.co

Temu Kangen Wartawan Amunisi: Kenang Hendra Usmaya dan Maliki Hidayat,Soroti Ancaman Kebebasan Pers

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

temu kangen ini juga menjadi ruang refleksi atas situasi terkini dunia pers. Salah satu topik hangat yang dibahas adalah dugaan suap yang menyeret Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beserta humasnya

temu kangen ini juga menjadi ruang refleksi atas situasi terkini dunia pers. Salah satu topik hangat yang dibahas adalah dugaan suap yang menyeret Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beserta humasnya

Jakarta,plus62.co – Puluhan wartawan yang pernah bernaung di bawah bendera surat kabar Amunisi berkumpul dalam acara temu kangen yang digelar di Rumah Makan Simpang Raya, Jakarta Pusat. Acara ini diinisiasi oleh Budi Setiawan, mantan jurnalis politik Amunisinews, sebagai ajang silaturahmi dan penghormatan terhadap para pendiri media tersebut.

Sejumlah jurnalis senior hadir dalam pertemuan ini, di antaranya Al-Amin, Mustofa, Rasian, Akib, Ramdhani, Darsani, Mubahir, Rukmana, Bambang, dan Bowo.

Mereka mengenang perjuangan membesarkan Amunisi, serta mendoakan dua pendiri yang telah wafat, yakni Hendra Usmaya dan Maliki Hidayat.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Takziah ke Rumah Duka Wartawan Irvan



“Pertemuan ini penting untuk menjaga silaturahmi dan mengenang masa-masa penuh suka duka saat membesarkan Amunisi. Bang Hendra dan Pak Maliki adalah guru luar biasa bagi kami,” ujar Budi Setiawan dengan haru.

Bowo, salah satu peserta, membagikan kisahnya saat didorong oleh Hendra Usmaya untuk menulis berita, meski dirinya kala itu lebih terbiasa bekerja sebagai jurnalis televisi.


“Sebagai wartawan TV, saya tidak terbiasa menulis. Tapi Bang Hendra memaksa saya. Tulisan saya dimuat keesokan harinya, rapi dan tajam. Itulah magisnya Hendra,” kenangnya.

Lebih dari sekadar nostalgia, temu kangen ini juga menjadi ruang refleksi atas situasi terkini dunia pers. Salah satu topik hangat yang dibahas adalah dugaan suap yang menyeret Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beserta humasnya, dan kaitannya dengan Direktur Jak TV, Tian Bahtiar.

Baca Juga :  Wartawan Online di Temukan Tewas di Sebuah Kamar Hotel di Kebon Jeruk, Keluarga: di Duga Korban di Bunuh


Ketua Umum Forum Perhimpunan Wartawan Indonesia (Forum PWI), Rukmana, S.Pd.I., CPLA, menilai kasus tersebut sebagai bentuk ancaman terhadap kebebasan pers. Ia menegaskan bahwa kegiatan jurnalistik dilindungi oleh UU Pers No. 40 Tahun 1999.

“Kegiatan jurnalistik tidak bisa dikriminalisasi. Sponsorship untuk seminar publik bukanlah suap, melainkan bagian dari kerja jurnalistik yang sah,” tegas Rukmana.

Baca Juga :  Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi



Ramdhani dari Deteksijaya turut menyuarakan keprihatinannya, dan meminta Kejaksaan Agung untuk memahami konteks kerja jurnalistik secara utuh. “Wartawan bukan ASN. Jangan seret kegiatan jurnalistik ke ranah pidana,” ujarnya.

Acara ditutup dengan makan bersama, doa, serta rencana penyelenggaraan kegiatan besar untuk mengenang karya-karya legendaris almarhum Hendra Usmaya, sebagai bentuk penghormatan dan penguatan semangat jurnalistik di tengah tantangan zaman.

(Rnt)

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB