Pramono Anung Pastikan Jakarta Tidak Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Plus62.co News

Pramono Anung Pastikan Jakarta Tidak Ada Pemutihan Pajak Kendaraan

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Jakarta,Plus62.co – Sejumlah provinsi di Indonesia sedang melaksanakan program pemutihan pajak kendaraan bermotor. Namun langkah berbeda diambil oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menegaskan tidak ada program pemutihan pajak kendaraan .


“Bagi yang punya mobil tidak mau bayar pajak saya tidak akan putihkan, saya akan kejar dia,” kata Pramono saat menghadiri Halal Bihalal PWNU DKI Jakarta, di Jakarta, Minggu (27/4/2025),dikutip kompas.

Dia mengatakan bahwa penunggak pajak kendaraan di Jakarta rata-rata terdiri dari pemilik kendaraan kedua dan ketiga. Menurutnya, kategori pemilik kendaraan ini tidak layak untuk mendapatkan bantuan, karena mereka dianggap mampu untuk memenuhi kewajiban pajak tersebut.

Baca Juga :  Keberadaan Pak Ogah di Simpang Pesing Resahkan Pengguna Jalan


Selain tak layak dibantu menurut Pramono mereka juga sudah menikmati fasilitas yang disediakan pemerintah.

“Sudah mendapatkan fasilitas. Sudah mendapatkan kemudahan masa tidak mau bayar pajak,” kata Pramono

Sebagai bagian dari komitmennya terhadap kesejahteraan masyarakat kecil, Pramono fokus pada penghapusan PBB untuk rumah tapak dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp2 miliar dan apartemen dengan harga di bawah Rp650 juta.

Baca Juga :  Pemkot Jakarta Pusat Terima Penghargaan Pelayanan Prima 2024 dari KemenPAN RB


Pramono menekankan pentingnya membereskan permasalahan terkait pemutihan ijazah bagi masyarakat, terutama yang mengalami kesulitan terkait keabsahan ijazah mereka.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Jalan Benda Raya Tangerang Kota Rusak dan Berlubang


“Dalam memimpin Jakarta ini terus terang saya lebih mengutamakan masyarakat yang di bawah mendapatkan kemudahan,” katanya.


(rdw)

Berita Terkait

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional
BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur
Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?
Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar
Kodaeral IV Perkuat Sinergi dengan Insan Pers di Pelantikan Ulang PWI Kepri
Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng
Purbaya Dicopot, Bea Cukai Watch: Jangan Buru-buru Bernapas Lega

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:00 WIB

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 20:21 WIB

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Kamis, 24 September 2026 - 07:56 WIB

Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB