Waria Ngamuk Tak Terima Dikasih Seribu Diamankan Polsek Kembangan - Plus62.co

Waria Ngamuk Tak Terima Dikasih Seribu Diamankan Polsek Kembangan

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah viral video waria itu marah karena hanya diberi uang Rp1 ribu saat mengamen.

Setelah viral video waria itu marah karena hanya diberi uang Rp1 ribu saat mengamen.

JAKARTA – Seorang waria atau Transpuan yang mengamuk di sebuah klinik di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, akhirnya berhasil diamankan polisi.

Insiden ini sempat viral setelah terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, perekam menyebut bahwa waria itu marah karena hanya diberi uang Rp1 ribu saat mengamen.

Baca Juga :  Ketua Umum PWI Pusat Umumkan Susunan Pengurus Masa Bakti 2025–2030

“Dia ini udah sering ke sini dan dikasih Rp1.000, tapi dia enggak terima malah marah-marah sendiri,” tulis perekam dalam keterangannya.

Menanggapi insiden ini, Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moch Taufik Iksan, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan yang bersangkutan.

“Yang bersangkutan kami amankan pada Senin siang, 3 Februari 2025. Sebelum kasus ini viral dia tinggal bersama teman-teman nya namun setelah viral.

Baca Juga :  PWI Pokja Jakbar dan Sudin Kesehatan Bersinergi untuk Edukasi Masyarakat

“Dia tinggal tidak menetap dan sering berpindah-pindah tidak bersama teman-temannya lagi. Saat diamankan, dia berada di daerah Penjaringan, Jakarta Utara,” ujar Kompol Taufik saat dikonfirmasi, Selasa, 4/2/2025.

Waria tersebut diketahui memiliki nama panggilan Chika dengan inisial nama asli TGM.

Baca Juga :  Dukcapil Gandeng Media Sosialisasi Ketersediaan Blanko e-KTP di Jakbar

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Chika bekerja sebagai pengamen dan kerap berpindah-pindah lokasi untuk mencari nafkah.

“Dia mengamen dengan berjalan kaki dari pukul 11 siang hingga 23.00 wib,” tambah Taufik.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan untuk mengetahui motif dan apakah ada dugaan pelanggaran hukum lainnya.

Berita Terkait

Banjir Rob Kembali Rendam Tanjung Pasir
Ketika Dokumentasi Dibatasi, Muncul Pertanyaan soal Transparansi
PLN UID Jakarta Gelar 1.200 Paket Sembako Murah
Kuota Simpati Hangus Disorot di MK, Hakim Saldi Isra Bawa Kartu Perdana ke Persidangan
Saluran Meluap dan Bau Menyengat, Warga Pegadungan Minta Pemkot Bertindak
Dukung Program Lingkungan Pemprov DKI, PLN Bangun 12 Sumur Resapan di Jakarta Selatan
Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Panitia Kongres VII PIKI Sosialisasikan Agenda 2026 ke Pimpinan Redaksi

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:22 WIB

Banjir Rob Kembali Rendam Tanjung Pasir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:29 WIB

Ketika Dokumentasi Dibatasi, Muncul Pertanyaan soal Transparansi

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:47 WIB

PLN UID Jakarta Gelar 1.200 Paket Sembako Murah

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:53 WIB

Kuota Simpati Hangus Disorot di MK, Hakim Saldi Isra Bawa Kartu Perdana ke Persidangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:14 WIB

Saluran Meluap dan Bau Menyengat, Warga Pegadungan Minta Pemkot Bertindak

Berita Terbaru

Sumber poto : tiktok @intan260822

Megapolitan

Banjir Rob Kembali Rendam Tanjung Pasir

Sabtu, 7 Mar 2026 - 16:22 WIB

Internasional

Amerika, Iran, dan Bayang-Bayang Nuklir

Sabtu, 7 Mar 2026 - 13:14 WIB

Internasional

Di Balik Serangan ke Iran, Trump Hadapi Ujian Berat di Dalam Negeri

Sabtu, 7 Mar 2026 - 12:40 WIB

Megapolitan

Ketika Dokumentasi Dibatasi, Muncul Pertanyaan soal Transparansi

Sabtu, 7 Mar 2026 - 12:29 WIB