Pesawat CN 295/P-4501 Kirim Bantuan Logistik dan Tim SAR ke Wilayah Bencana Aceh dan Sumatera Barat - Plus62.co

Pesawat CN 295/P-4501 Kirim Bantuan Logistik dan Tim SAR ke Wilayah Bencana Aceh dan Sumatera Barat

- Jurnalis

Senin, 1 Desember 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawat CN 295/P-4501 Kirim Bantuan Logistik dan Tim SAR ke Wilayah Bencana Aceh dan Sumatera Barat

Pesawat CN 295/P-4501 Kirim Bantuan Logistik dan Tim SAR ke Wilayah Bencana Aceh dan Sumatera Barat

JAKARTA,Plus62co.co – Satu unit pesawat angkut sedang CN 295 dengan nomor registrasi P-4501 hari ini bertolak dari Pangkalan Udara Pondok Cabe, Jakarta, dalam misi kemanusiaan mendesak untuk menyalurkan bantuan logistik, personel SAR, dan medis ke wilayah yang terdampak bencana di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat (Sumbar).

Penerbangan ini merupakan bagian dari upaya cepat tanggap pemerintah dalam mendukung penanganan bencana di kedua wilayah tersebut.

Pesawat CN 295/P-4501 memulai misinya pada hari Senin, 1 Desember 2025, dengan total kargo seberat 2,4 Ton.

Rute Pertama Pondok Cabe (WIHP) – Minangkabau/Padang (PDG), berangkat pada pukul 06.30 WIB, dan tiba pukul 09.00 WIB

Baca Juga :  Total 867 Korban Jiwa Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera


Muatan yang diturunkan terdiri dari Tim SAR & Medis 29 Orang,
perlengkapan SAR 200 kg, logistik (Panel Surya & Genset) 234 kg

Rute Kedua dari Minangkabau/Padang (PDG) – Banda Aceh (BTJ) (RON), berangkat
pukul 11.00 WIB, tiba pukul 13.30 WIB.

Muatan yang diturunkan logistik seberat 2 Ton (ditambah RON/bermalam) yang terdiri dari bahan makanan (Gajahfood, MTP, Pemanas MTP),
peralatan darurat (Tenda A-F, Lampu Penerangan),
peralatan penyelamatan (Pelampung, Ruberboat, Pompa Ruberboat), dan
energi (Panel Surya & Genset)

Misi ini didukung oleh kru penerbang profesional dan personel khusus, antara lain Penerbang (Pilot) Kompol Rahman Arif, Kompol Hendri Susyadi, dan AKP Andri M. Pimpinan Misi (Pax Utama) KBP Erwin Horja H.S. dan KBP Devy Firmansyah dari KorSabhara.

Baca Juga :  RBPI Respon Kecelakaan Maut Yang Melibatkan Truk Di GT Ciawi 2 : Perusahaan Harus Bertanggung Jawab


Sebanyak 25 personel gabungan dari Tim SAR Polair dan Tim SAR Poludara, tim medis 4 personel medis, termasuk dr. Rizaldy Lukman Permana. Total personel yang diberangkatkan pada misi ini adalah 41 orang (9 Kru P-4501 dan 32 Pax/Personel Misi).

Penyaluran bantuan logistik dan personel ini diharapkan dapat mempercepat upaya pencarian dan penyelamatan korban serta pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak bencana. (***)

Baca Juga :  Sah! GPdi Rusunawa Daan Mogot Terima SKLG dari Kementrian Agama RI

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Kamis, 3 September 2026 - 20:32 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa

Berita Terbaru

Megapolitan

Pramono Janjikan Hadiah AJMHT Naik Tahun Depan

Senin, 7 Sep 2026 - 20:05 WIB