BATAM, PLUS62.CO – Pengawasan wilayah laut Kepulauan Riau kembali membuahkan hasil. Tim gabungan di bawah jajaran Kodaeral IV menggagalkan upaya penyelundupan ratusan cartridge vape yang mengandung zat etomidate di perairan Kabupaten Karimun.
Sebanyak 240 cartridge vape merek Bomb diamankan dari sebuah tote bag yang dibuang awak speed boat saat dikejar petugas, Senin (7/9/2026).
Operasi tersebut melibatkan Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command (QRRNC) IV Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Cakra 26-K Pusintelal.
Pengungkapan bermula ketika tim melakukan patroli rutin di sekitar Selat Durian. Petugas mendeteksi suara mesin speed boat yang melaju cepat dari arah Pulau Buru menuju perairan Batam.
Petugas kemudian melakukan pengejaran dan memberikan peringatan agar speed boat menghentikan lajunya. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan.
Dalam pengejaran, awak speed boat terlihat membuang sebuah barang dari bagian buritan.
Petugas langsung mengamankan barang tersebut. Sebuah tote bag berwarna putih ditemukan berisi empat paket yang dibungkus plastik bubble wrap berwarna hitam.
Setiap paket diketahui berisi sekitar 60 cartridge vape merek Bomb. Total barang yang diamankan mencapai sekitar 240 unit.
Speed boat tersebut kemudian terus melaju hingga akhirnya menghilang dari pantauan petugas.
Barang bukti selanjutnya dibawa ke Mako Lanal Tanjung Balai Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Pengujian dilakukan Dinas Kesehatan Kodaeral IV terhadap tiga sampel cartridge. Hasilnya menunjukkan seluruh sampel mengandung etomidate.
“Dari tiga sampel yang dilakukan pengujian, seluruhnya menunjukkan adanya kandungan zat etomidate,” demikian hasil pemeriksaan yang menjadi dasar tindak lanjut terhadap barang bukti.
Barang bukti kemudian dimusnahkan guna mencegah penyalahgunaan maupun peredarannya di masyarakat.
Pengungkapan ini menambah daftar keberhasilan aparat dalam memperketat pengawasan jalur laut Kepri yang dinilai rawan dimanfaatkan sebagai jalur masuk barang ilegal ke Indonesia.






