Laut Kepri Diperketat, Kodaeral IV Bongkar Penyelundupan 240 Vape Bomb - Plus62.co

Laut Kepri Diperketat, Kodaeral IV Bongkar Penyelundupan 240 Vape Bomb

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM, PLUS62.CO – Pengawasan wilayah laut Kepulauan Riau kembali membuahkan hasil. Tim gabungan di bawah jajaran Kodaeral IV menggagalkan upaya penyelundupan ratusan cartridge vape yang mengandung zat etomidate di perairan Kabupaten Karimun.

Sebanyak 240 cartridge vape merek Bomb diamankan dari sebuah tote bag yang dibuang awak speed boat saat dikejar petugas, Senin (7/9/2026).

Operasi tersebut melibatkan Tim Gabungan Quick Response Region Naval Command (QRRNC) IV Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Cakra 26-K Pusintelal.

Baca Juga :  PWI Pusat Prihatin Pencabutan Kartu Liputan Istana Wartawan CNN Indonesia

Pengungkapan bermula ketika tim melakukan patroli rutin di sekitar Selat Durian. Petugas mendeteksi suara mesin speed boat yang melaju cepat dari arah Pulau Buru menuju perairan Batam.

Petugas kemudian melakukan pengejaran dan memberikan peringatan agar speed boat menghentikan lajunya. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan.

Dalam pengejaran, awak speed boat terlihat membuang sebuah barang dari bagian buritan.

Petugas langsung mengamankan barang tersebut. Sebuah tote bag berwarna putih ditemukan berisi empat paket yang dibungkus plastik bubble wrap berwarna hitam.

Baca Juga :  Rojali Terpilih Kembali Menjadi Ketua RW 011 Kelurahan cengkareng Timur

Setiap paket diketahui berisi sekitar 60 cartridge vape merek Bomb. Total barang yang diamankan mencapai sekitar 240 unit.

Speed boat tersebut kemudian terus melaju hingga akhirnya menghilang dari pantauan petugas.

Barang bukti selanjutnya dibawa ke Mako Lanal Tanjung Balai Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pengujian dilakukan Dinas Kesehatan Kodaeral IV terhadap tiga sampel cartridge. Hasilnya menunjukkan seluruh sampel mengandung etomidate.

Baca Juga :  Caritas Indonesia Ingatkan Bahaya Perdagangan Orang di Wilayah Pascabencana Sumatera

“Dari tiga sampel yang dilakukan pengujian, seluruhnya menunjukkan adanya kandungan zat etomidate,” demikian hasil pemeriksaan yang menjadi dasar tindak lanjut terhadap barang bukti.

Barang bukti kemudian dimusnahkan guna mencegah penyalahgunaan maupun peredarannya di masyarakat.

Pengungkapan ini menambah daftar keberhasilan aparat dalam memperketat pengawasan jalur laut Kepri yang dinilai rawan dimanfaatkan sebagai jalur masuk barang ilegal ke Indonesia.

Berita Terkait

Rumah Pena Foundation Edukasi Siswa SMA 33 Jakarta soal Hoaks dan Bahaya Bermedia Sosial
Arifin Resmikan Bedah Rumah untuk Empat Keluarga di Mangga Dua Selatan
Wali Kota Buka Safari Kerukunan FKUB di Gereja Santo Paskalis
100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen
Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk
Taklimat Presiden Republik Indonesia di Istana Negara, Dankodaeral IV Teguhkan Soliditas dan Sinergi TNI POLRI
Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Rumah Pena Foundation Edukasi Siswa SMA 33 Jakarta soal Hoaks dan Bahaya Bermedia Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Arifin Resmikan Bedah Rumah untuk Empat Keluarga di Mangga Dua Selatan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Wali Kota Buka Safari Kerukunan FKUB di Gereja Santo Paskalis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:08 WIB

100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Taklimat Presiden Republik Indonesia di Istana Negara, Dankodaeral IV Teguhkan Soliditas dan Sinergi TNI POLRI

Berita Terbaru

Megapolitan

Wali Kota Buka Safari Kerukunan FKUB di Gereja Santo Paskalis

Senin, 19 Okt 2026 - 15:17 WIB

Megapolitan

100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen

Sabtu, 17 Okt 2026 - 19:08 WIB