Perwakilan Kemensesneg Temui Massa Demo di Kawasan Patung Kuda Monas - Plus62.co

Perwakilan Kemensesneg Temui Massa Demo di Kawasan Patung Kuda Monas

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, plus62.co – Aksi demo kembali digelar di beberapa titik wilayah Jakarta, pada hari Senin (15/9/2025), salah satunya di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat.  Massa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menggelar aksi damai dengan mengusung dua tuntutan : pengesahan RUU Perampasan Aset dan Reformasi Polri.

Di sela aksi demo, Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Binbin Tresnadi menemui massa aksi di selatan Monas. Dia ikut duduk bersila bersama massa aksi sambil membahas sejumlah tuntutan yang dibawakan, hingga pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  Abdul Karim Qasim, Jenderal yang Mengguncang Monarki Irak dan Jejak Soekarno di Sungai Tigris

Dalam dialog bersama massa aksi itu, Binbin mengatakan kehadirannya atas perintah langsung dari presiden untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa.

“Kehadiran saya dan humas Kemensesneg merupakan perintah dari Presiden. Presiden menginginkan reformasi besar dalam sistem pemilu, agar pemilih tidak hanya ditentukan oleh popularitas atau modal, tapi lebih pada kapabilitas dan integritas,” ujar Binbin

“”Ini kan sekarang yang menang itu yang punya duit, benar nggak? Yang populer, yang artis, yang kapasitas, kapabilitasnya belum tentu,” imbuhnya.

Massa aksi datang dengan mengenakan jas almamater warna biru dongker dan oranye. Mereka membawa sejumlah atribut seperti spanduk hingga bendera BEM Nusantara.

Baca Juga :  Kholid Sang Nelayan Buka-bukaan Siapa Dalang Pemagaran Laut Di Tangerang

Setelah usai berdialog dengan perwakilan Mensesneg, Koordinator BEM Nusantara, Pier Lelosa, memberikan keterangan kepada media terkait aksi demo dan tuntutannya.

“Jadi tajuk besar kita itu, merdeka seratus persen tuntaskan Reformasi, dan tuntutan kita ada lima bidang ya, yang pertama Reformasi partai politik: kita minta ada lembaga pendidikan parpol yang secara resmi dan permanen, yang kedua Reformasi Polri: kita minta penarikan anggota Polri aktif yang berada di institusi sipil, peningkatan standar jenjang akademik untuk anggota Polri, tindakan represif dari Polri harus ditekan, serta pentingnya penegakkan hukum terhadap represifitas.” ujar Pier

Baca Juga :  Viral di Medsos! Lapangan Padel di Meruya Jakbar Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya mengerahkan 4.562 personel gabungan untuk mengawal aksi demo pada hari senin di sejumlah titik di Jakarta.

“Total ada 4.562 personel yang disiagakan untuk memberikan pelayanan pengamanan kepada masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (15/9/2025).

Menurut Ade Ary, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pengamanan aksi secara humanis, dan mengajak massa aksi untuk menjaga ketertiban.(*)

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB