Pereman Pensiun Keluhkan Pelayanan Publik di Garut, Dedi Mulyadi Turun Tangan - Plus62.co

Pereman Pensiun Keluhkan Pelayanan Publik di Garut, Dedi Mulyadi Turun Tangan

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWA BARAT ,Plus62.co – Viral, Abenk Marco, salah satu pemeran Preman Pensiun, mengeluhkan pelayanan publik di Garut saat mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk pembangunan masjid. Keluhan tersebut kemudian direspons oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Menurut Dedi, pengurusan PBG seharusnya bisa diselesaikan dalam waktu singkat jika seluruh persyaratan sudah terpenuhi.

“Seharusnya PBG itu bisa dilayani dalam waktu 10 menit manakala seluruh persyaratan sudah terpenuhi,”ujar Dedi melalui akun media sosialnya.

Baca Juga :  Pernikahan Putra Dedi Mulyadi dan Putri Karlina Ricuh Tiga Orang Tewas Salah Satunya Anggota Polisi


Ia menambahkan, petugas dinas pelayanan satu pintu seharusnya siaga untuk mengendalikan sistem, sehingga masyarakat bisa mendapatkan kepastian waktu terkait penyelesaian berkas.

“Jadi kalau ada warga bisa menanyakan kapan bisa selesai, kapan bisa diambil, jam berapa, hari apa, itu model pelayanan yang baik,”jelasnya.

Dedi pun meminta Bupati Garut untuk segera memperbaiki layanan dan menindaklanjuti keluhan masyarakat.

“Saya sudah meminta kepada Bupati Kabupaten Garut untuk segera memperbaiki layanannya agar pemerintah hadir cepat dan efisien,” tegasnya.

Tak hanya itu, Dedi juga menyampaikan permohonan maaf atas pelayanan di Kabupaten Garut yang dinilai belum maksimal.

Baca Juga :  Baraja Optimistis Pemerintahan Prabowo–Gibran Antar Indonesia Menuju Emas 2045



“Atas nama pemerintah provinsi Jawa Barat, saya menyampaikan permohonan maaf apabila layanan di Kabupaten Garut belum maksimal dalam hal pengelolaan waktu dan keuangan,”ucapnya.

Ia berharap kondisi ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.

“Semoga hal ini menjadi pembelajaran bagi pemerintah Kabupaten Garut untuk terus melakukan perbaikan layanan terhadap masyarakat. Kita hadir untuk melayani masyarakat, bukan untuk mempersulit masyarakat,” pungkas Dedi.

Baca Juga :  Menteri Agama Klarifikasi Soal Pernyataannya Tentang Guru





(Rdw)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Kamis, 3 September 2026 - 20:32 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi

Berita Terbaru