Penertiban PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen Libatkan 200 Personel Gabungan - Plus62.co

Penertiban PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen Libatkan 200 Personel Gabungan

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 200 personel gabungan tertibkan PKL dan Parkir liar di jalan pasar Senen,taman sari kesetiakawanan sosial nasional

Sebanyak 200 personel gabungan tertibkan PKL dan Parkir liar di jalan pasar Senen,taman sari kesetiakawanan sosial nasional

Jakarta – Sebanyak 200 personel gabungan tertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Parkir Liar (PARLI) di jalan Pasar Senen,taman sari kesetiakawanan sosial nasional. Jakarta pusat,pada Selasa,(11/3/2025).

Penertiban PKL dan Parkir Liar itu di pimpin langsung oleh walikota Jakarta Pusat Arifin. Penertiban bertujuan untuk menjaga kawasan pasar Senin agar tertib dan teratur.

Baca Juga :  Pengurus KAI Ziarah ke Makam Ramdlon Naning di Yogyakarta

Walikota Jakarta Pusat Arifin mengingatkan. Kepada para pedagang pelaku usaha agar berdagang di tempat yang sudah di sediakan tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Silahkan berusaha dan berdagang tapi pada tempatnya. Jangan mengganggu ketertiban umum karena jalan menjadi macet dan akses pejalan kaki jadi terhambat,” ujarnya.

Baca Juga :  GOR Kemayoran Runtuh, Kontraktor dan Pengawas Disorot

Arifin kembali menegaskan. Penertiban ini bukan untuk mematikan usaha, akan tetapi agar para pedagang melakukan kegiatan jual beli sesuai dengan tempatnya.

“Pasar Senen merupakan salah satu ikon Jakarta. Kususnya Jakarta Pusat tempat di mana banyak orang-orang yang datang dari luar Kota untuk berbelanja.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Pusat Arifin “Segel Mati” Bangunan yang Masih Beraktivitas Meski Sudah Disegel

Maka, di imbau agar para pelaku usaha tetap menjaga lingkungan tempat berdagang dengan baik tanpa menggangu ketertiban umum,”tutupnya.

Pada penertiban itu di kerahkan jajaran TNI-Polri, Satpol-PP, Suku Dinas Perhubungan, PPSU, dan juga unsur masyarakat.

Berita Terkait

Minim Penjelasan Usai Kunjungan BPKP, Sudin Parekraf Jadi Perhatian
OCI: Konflik Lahan Transad di NTT Harus Diselesaikan dengan Pendekatan Kemanusiaan
KI DKI: Transparansi Jadi Penentu Masa Depan Jakarta
Advokat Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi di Tambora
Kisruh di Rusun Pesakih, Warga Desak Ketua RT Dicopot
Hadiri Halalbihalal FK Ulum, Wali Kota Ajak Jaga Kondusivitas
Zulmansyah Sekedang Wafat, Insan Pers Kehilangan Sosok Pemersatu
Lebaran Cipayung Masuk Tahun Keempat, Jadi Ajang Silaturahmi Warga

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 07:49 WIB

Minim Penjelasan Usai Kunjungan BPKP, Sudin Parekraf Jadi Perhatian

Senin, 4 Mei 2026 - 06:31 WIB

OCI: Konflik Lahan Transad di NTT Harus Diselesaikan dengan Pendekatan Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 - 16:10 WIB

KI DKI: Transparansi Jadi Penentu Masa Depan Jakarta

Kamis, 30 April 2026 - 16:06 WIB

Advokat Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi di Tambora

Senin, 20 April 2026 - 16:51 WIB

Kisruh di Rusun Pesakih, Warga Desak Ketua RT Dicopot

Berita Terbaru

Megapolitan

KI DKI: Transparansi Jadi Penentu Masa Depan Jakarta

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:10 WIB

Megapolitan

Advokat Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi di Tambora

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:06 WIB