JAKARTA, PLUS62.CO – Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi DKI Jakarta memperkuat sinergi menjelang Kick Off Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Tahun 2026. Kegiatan tersebut akan diikuti 1.001 badan publik, jumlah terbesar di Indonesia.
Persiapan pelaksanaan E-Monev dan peluncuran website E-Monev KI DKI Jakarta dibahas dalam audiensi di Graha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Audiensi dihadiri Wakil Ketua KI DKI Jakarta Luqman Hakim Arifin, Ketua Bidang Kelembagaan Aang Muhdi Gozali, Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Agus Wijayanto Nugroho, Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta Marulina Dewi, Sekretaris Dinas Kominfotik Raides Aryanto, beserta jajaran.
Wakil Ketua KI DKI Jakarta, Luqman Hakim Arifin, mengatakan jumlah peserta E-Monev tahun ini meningkat dari 829 menjadi 1.001 badan publik. Peserta berasal dari 22 kategori badan publik, mulai dari kecamatan, kelurahan, puskesmas, sekolah, suku dinas, Badan Pertanahan Nasional (BPN), pengadilan, kepolisian resor (Polres), hingga lembaga filantropi.
“Kick Off E-Monev diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen keterbukaan informasi publik di DKI Jakarta. Kami juga berharap Bapak Gubernur DKI Jakarta dapat hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan E-Monev Tahun 2026,” ujar Luqman.
Menurutnya, setelah peluncuran, seluruh badan publik akan mengikuti tahapan pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) sesuai instrumen Komisi Informasi Pusat. Proses tersebut akan dilanjutkan dengan verifikasi, visitasi, hingga penetapan hasil E-Monev pada Oktober 2026.
Selain pelaksanaan E-Monev, KI DKI Jakarta juga akan meluncurkan website E-Monev yang dikembangkan secara mandiri untuk mendukung proses monitoring dan evaluasi secara lebih efektif, terintegrasi, dan transparan.
Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengapresiasi langkah KI DKI Jakarta yang terus memperluas cakupan E-Monev setiap tahun. Menurutnya, kolaborasi kedua lembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Marulina berharap peluncuran website E-Monev dapat dilakukan bersamaan dengan Kick Off E-Monev sehingga menjadi simbol komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan pemerintahan yang semakin terbuka, transparan, dan informatif.
Senada dengan itu, Sekretaris Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Raides Aryanto, menilai penyatuan Kick Off E-Monev dan peluncuran website akan memperkuat publikasi sekaligus mendorong partisipasi badan publik dalam meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat.






