Fenomena Pedagang Kopi Keliling di Pinggiran Jakarta - Plus62.co

Fenomena Pedagang Kopi Keliling di Pinggiran Jakarta

- Jurnalis

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena pedagang kopi keliling, bisa meraih keuntungan antara Rp 60.000 hingga Rp150.000 per hari

Fenomena pedagang kopi keliling, bisa meraih keuntungan antara Rp 60.000 hingga Rp150.000 per hari

Jakarta,plus62.co – Fenomena pedagang kopi keliling di Jakarta yang berjualan dengan perlengkapan seadanya seperti termos, kopi, gelas plastik, dan sepeda motor. Dipinggiran kota jakarta para pedagang kopi keliling mencari rezeki dari segelas kopi.

Ahmad (40) salah satu pedagang kopi keliling mengaku, dengan modal seadanya ia memulai berjualan kopi keliling di pinggiran jakarta sejak pagi hingga malam.

“Modal seadanya cuma kopi rencengan, termos, gelas plastik, sama motor buat keliling. Alhamdulillah, kalau keliling dari pagi sampai malam bisa laku 30 sampai 50 gelas. Itu juga kalau ramai,” ujarnya saat berbincang dengan plus62co,(26/6/2025).

Baca Juga :  Kredivo Digugat Eks Karyawan Rp 5,7 Miliar, Sidang Perdana Ditunda


Harganya yang terjangkau membuat pedagang kopi keliling di gemari masyarakat. Terutama para sopir dan ojek online yang sedang beristirahat di tepi jalan. Ahmad, biasa menjual kopi dengan harga bervariasi.

“Saya jual empat ribu sampai goceng untuk kopi. Kalau es tergantung, ada yang goceng, yang tiga ribu juga ada,” kata Ahmad.

Baca Juga :  Kenapa Duit 100 Ribu Terasa Lebih Berharga Kalau di Dompet daripada di Rekening?


Dari dagang kopi keliling, Ahmad mengaku bisa meraih keuntungan antara Rp 60. 000 hingga Rp150.000 per hari, “tergantung ramai dan cuacanya juga,”ujarnya.

Ahmad mengatakan dirinya berjualan kopi keliling selama dua tahun terakhir. Berbagai pahit getir dalam menjalani usahanya sudah ia rasakan, namun semangatnya untuk mencari rezeki dari segelas kopi tak pernah surut.

“Sudah dua tahun saya jualan kopi keliling. Pernah juga jatuh, termos pecah, tapi ya tetap saya jalanin, namanya juga nyari rezeki nya jualan kopi buat makan,” tutupnya.

Baca Juga :  Perkataan Kasi Datun Terkait Proyek TPS 3R Rawa Terate pada Wartawan Kesalahpahaman

Berita Terkait

Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Macet Parah di Tol Pelabuhan Tanjung Priok, Pengguna Tagih Tanggung Jawab Pengelola
Kredivo Digugat Eks Karyawan Rp 5,7 Miliar, Sidang Perdana Ditunda
Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Pusat Naik Jelang Ramadhan
Prinsip Pareto: Ketika 20% populasi Memiliki 80% Aset
Utang PLN Ratusan Triliun: Siapa yang Diuntungkan?
Gelombang Penangkapan Oknum Pajak, Alarm Keras Bagi Sistem Fiskal Negara
Jual Diri, Jual Produk: Bisnis sebagai Ujian Watak

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:21 WIB

Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:35 WIB

Macet Parah di Tol Pelabuhan Tanjung Priok, Pengguna Tagih Tanggung Jawab Pengelola

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:19 WIB

Kredivo Digugat Eks Karyawan Rp 5,7 Miliar, Sidang Perdana Ditunda

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:39 WIB

Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Pusat Naik Jelang Ramadhan

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:33 WIB

Prinsip Pareto: Ketika 20% populasi Memiliki 80% Aset

Berita Terbaru

Megapolitan

Safari Syawal Jaktim, Pemkot Jaga Harmoni dengan Tokoh Agama

Jumat, 27 Mar 2026 - 13:03 WIB

Megapolitan

Aturan Ada, Penindakan Nihil: Parkir Liar Jakpus Disorot

Jumat, 27 Mar 2026 - 12:56 WIB