Bupati Lebak Soroti Jalan Desa Rusak, Tegaskan Akan Audit Kepala Desa - Plus62.co

Bupati Lebak Soroti Jalan Desa Rusak, Tegaskan Akan Audit Kepala Desa

- Jurnalis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Banten — Jalan rusak di sejumlah desa di Kabupaten Lebak menjadi sorotan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya. Ia menilai masih banyak jalan desa dalam kondisi rusak, sementara sejumlah kepala desa justru menggunakan kendaraan mewah seperti Pajero dan Fortuner.

“Jalan desa rusak, kepala desa mobilna Fortuner jeung Pajero kabeh. Macem-macem jeung aing, dipariksa kabeh ku aing. Ulah macem-macem dia kepala desa ka aing. Ngalawan 339 kepala desa dipariksa ku aing, diaudit ku aing,” tegas Hasbi Jayabaya.

Baca Juga :  Jenuh Menunggu Pemerintah, Warga Kampung Pilar Pandeglang Swadaya Perbaiki Jalan Rusak


Hasbi menyebutkan bahwa di Kabupaten Lebak terdapat jalan desa sepanjang 1.617 kilometer. Ia mengingatkan para kepala desa untuk tidak menyalahgunakan dana desa demi kepentingan pribadi.

“Pembangunan jalan desa sudah dimulai. Saya ingatkan kepada kepala desa yang hadir, kemana saja dana desa. Undang-undang Nomor 6 Tahun 2012 mengamanatkan tentang jalan desa,” ujar Hasbi saat memberikan keterangan di Alun-alun Rangkasbitung,17/8/2025.

Baca Juga :  Dampak Mogok Sopir Truk: Harga Cabai dan Bawang Meroket


Lebih lanjut, Hasbi menegaskan dirinya tidak akan ragu memeriksa para kepala desa yang terindikasi bermain-main dengan dana desa.

“Emang dipikir aing sieun kadieuna, dipariksa. Lamun teu daek, nunjukkeun itikad kepala desa kudu membangun jalan desa bergotong royong bersama pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Sebab jalan ini berdampak luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Bupati menekankan bahwa pembangunan jalan desa harus dilakukan dengan kualitas baik agar benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Kali Baru Timur Kapuk Tak Kunjung di Perbaiki, Terkendala Kepemilikan Lahan


(Asd)

Berita Terkait

Kapolri: Stabilitas Kamtibmas Kunci Ekonomi
Aktivis Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal Sulut, Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM
Kejaksaan Serahkan 6 Tersangka Korupsi Kredit Bank Plat Merah ke JPU
Tiga Pelaku Pengeroyokan Wartawan di PT PMM Ditahan Polda Babel
Ramadan Penuh Harapan di Lapas Medan
Warga Adat Tanoyan Keluhkan Kesulitan Menjual Emas Hasil Tambang Tradisional
Kades Palasari Akui Izin SPPG Tak Sah, Warga Villa Cherry Minta Operasional Dihentikan
Kepres 37/2025 Jadi Momentum Penataan Wilayah Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:01 WIB

Kapolri: Stabilitas Kamtibmas Kunci Ekonomi

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:34 WIB

Aktivis Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal Sulut, Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM

Senin, 9 Maret 2026 - 21:32 WIB

Kejaksaan Serahkan 6 Tersangka Korupsi Kredit Bank Plat Merah ke JPU

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:07 WIB

Tiga Pelaku Pengeroyokan Wartawan di PT PMM Ditahan Polda Babel

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:28 WIB

Ramadan Penuh Harapan di Lapas Medan

Berita Terbaru

Megapolitan

Safari Syawal Jaktim, Pemkot Jaga Harmoni dengan Tokoh Agama

Jumat, 27 Mar 2026 - 13:03 WIB

Megapolitan

Aturan Ada, Penindakan Nihil: Parkir Liar Jakpus Disorot

Jumat, 27 Mar 2026 - 12:56 WIB