Jalan Rusak di Kali Baru Timur Kapuk Tak Kunjung di Perbaiki, Terkendala Kepemilikan Lahan - Plus62.co

Jalan Rusak di Kali Baru Timur Kapuk Tak Kunjung di Perbaiki, Terkendala Kepemilikan Lahan

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Rusak Parah di Kali Baru Timur Tak Kunjung di Perbaiki, Ternyata Terkendala Kepemilikan Lahan

Jalan Rusak Parah di Kali Baru Timur Tak Kunjung di Perbaiki, Ternyata Terkendala Kepemilikan Lahan

JAKARTA,plus62.co – Jalan rusak dan berlubang dalam di jalan Kali Baru Timur, Kelurahan kapuk , Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat sejak sekian lama tak kunjung di perbaiki. Jalan rusak yang tak kunjung di perbaiki tersebut ternyata terkendala status kepemilikan lahan.

“Penyebab jalan ini rusak terus ga pernah di benerin karena jalan ini ada yang punya. Jadi kalau sama pemerintah di perbaiki, itu engga boleh bang sama yang punya,”kata salah satu warga sekitar yang tidak mau namanya di sebut,(18/7/2025).

Ia mengungkapkan bahwa Jalan rusak di Kali Baru Timur, kapuk yang saat ini kondisinya rusak dan memprihatinkan, pernah mengalami pelebaran pada era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Zaman Ahok dulu, jalan dari jembatan baru kapuk, sampai kampung ambon udah pernah di lebarin. Tapi setelah Ahok ga menjabat sampai sekarang ini ga ada lagi perbaikan. Jadi jalan rusak dari zaman Ahok gak boleh di aspal sama yang punya tanah,” ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Tambora Jakarta Barat


Warga juga merasa heran dengan ketidakjelasan status lahan tersebut. Menurut mereka, jika benar jalan itu milik pribadi, seharusnya tidak boleh di lalui kendaraan umum. Namun kenyataannya, jalan tersebut tetap di gunakan oleh kendaraan setiap hari.

“Kalau memang ini jalan pribadi, kenapa di biarkan di lalui kendaraan. Tapi kalau ini tanah pemerintah, kenapa nggak di benerin. Jadi kami bingung sebenarnya ini milik siapa,” katanya.

Selain kondisi jalan yang rusak, pembangunan saluran air di lokasi tersebut juga belum rampung hingga saat ini.

Baca Juga :  YRPN — Mencetak Generasi Melek Media, Kritis, dan Berintegritas di Era Digital






(Rdw)



Berita Terkait

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional
BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur
Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?
Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar
Kodaeral IV Perkuat Sinergi dengan Insan Pers di Pelantikan Ulang PWI Kepri
Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng
Purbaya Dicopot, Bea Cukai Watch: Jangan Buru-buru Bernapas Lega
Pameran Ikan Hias APIC-Pokja PWI Jakbar Edukasi Ratusan Pelajar

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:00 WIB

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 20:21 WIB

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Kamis, 24 September 2026 - 07:56 WIB

Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar

Rabu, 16 September 2026 - 16:19 WIB

Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB