BCW Desak KPK Usut Segel di Ruang Dirjen Bea Cukai yang Dicopot - Plus62.co

BCW Desak KPK Usut Segel di Ruang Dirjen Bea Cukai yang Dicopot

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,PLUS62.CO — Bea Cukai Watch (BCW) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut pencopotan segel di akses ruang kerja Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama.

Persoalan itu terungkap dalam persidangan perkara dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai. Segel yang sebelumnya dipasang tim KPK diketahui telah hilang ketika petugas kembali ke lokasi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tiba di Bali Tinjau Dampak Bencana Banjir

Koordinator BCW Jimmy Endey mengatakan pencopotan segel tidak boleh dianggap sebagai persoalan administratif karena penyegelan dilakukan untuk mengamankan lokasi yang diduga berkaitan dengan barang bukti.

“Kalau KPK tidak pernah mencopot, siapa yang membuka? CCTV, catatan akses, dan petugas keamanan harus diperiksa,” kata Jimmy, Kamis, 10 September 2026.

Menurut dia, KPK juga perlu memastikan tidak ada dokumen, perangkat elektronik, atau barang lain yang berubah maupun hilang setelah segel dicopot.

Baca Juga :  Ratusan Sopir Truk Akan Gelar Aksi Damai Besok di Jakarta Tolak Aturan Zero ODOL

Namun, BCW mengingatkan agar tidak ada pihak yang langsung dituduh sebelum ditemukan bukti.

“Kami tidak menuduh Dirjen Bea Cukai atau pejabat tertentu. Justru KPK harus mencari berdasarkan bukti siapa yang mencopot, siapa yang masuk, dan apakah ada barang bukti yang berubah,” ujar Jimmy.

BCW meminta KPK menjelaskan tindak lanjut atas hilangnya segel tersebut, termasuk apakah CCTV diperiksa dan apakah ruangan akhirnya digeledah.

“KPK line bukan pita dekorasi. Kalau segel penyidik bisa dicopot tanpa jelas siapa pelakunya, ini menyangkut kewibawaan penyidikan. Jangan sampai yang hilang bukan cuma segelnya,” kata Jimmy.

Berita Terkait

Kolong Flyover Pesing Dibuka Pak Ogah Kembali Beraksi, Aparat Kok Seperti Tak Terlihat?
Kolong Flyover Pesing ke Arah Grogol Ditutup Beton, Pak Ogah Dinilai Bikin Arus Tambah Ruwet
52 Sertifikat Bojonggede, Jangan Berhenti pada Oknum
Kesbangpol Jakpus Gelar Implementasi Kebijakan Organisasi Kemasyarakatan, Diikuti 15 Ormas
APBN Rp11 Triliun untuk Rekening Massal, BCW: Jangan Cetak Rekening Dormant Baru
BCW: 10,7 Juta Batang Rokok Ilegal Hanya Ujung Gunung Es, Bongkar Pabrik dan Pemodalnya
BCW: Jangan Bangga Sita Rokok Ilegal di Warung, Bongkar Pabrik dan Pemodalnya!
Laut Kepri Diperketat, Kodaeral IV Bongkar Penyelundupan 240 Vape Bomb

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:21 WIB

Kolong Flyover Pesing Dibuka Pak Ogah Kembali Beraksi, Aparat Kok Seperti Tak Terlihat?

Jumat, 11 September 2026 - 22:04 WIB

Kolong Flyover Pesing ke Arah Grogol Ditutup Beton, Pak Ogah Dinilai Bikin Arus Tambah Ruwet

Jumat, 11 September 2026 - 09:46 WIB

52 Sertifikat Bojonggede, Jangan Berhenti pada Oknum

Jumat, 11 September 2026 - 06:36 WIB

BCW Desak KPK Usut Segel di Ruang Dirjen Bea Cukai yang Dicopot

Kamis, 10 September 2026 - 11:12 WIB

APBN Rp11 Triliun untuk Rekening Massal, BCW: Jangan Cetak Rekening Dormant Baru

Berita Terbaru

Megapolitan

52 Sertifikat Bojonggede, Jangan Berhenti pada Oknum

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:46 WIB

TNI & Polri

Semangat 81 Tahun Mengabdi, Kodaeral IV Gelar Apel Siaga

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:20 WIB

Megapolitan

BCW Desak KPK Usut Segel di Ruang Dirjen Bea Cukai yang Dicopot

Jumat, 11 Sep 2026 - 06:36 WIB