Jalan Kapuk Raya Macet Setiap Hari, Petugas Kemana? - Plus62.co

Jalan Kapuk Raya Macet Setiap Hari, Petugas Kemana?

- Jurnalis

Sabtu, 11 Januari 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan di jalan Kapuk Raya hampir setiap hari terutama pada pagi dan sore.

Kemacetan di jalan Kapuk Raya hampir setiap hari terutama pada pagi dan sore.

JAKARTA – Jalan Kapuk Raya Merupakan jalan alternatif yang menghubungkan antara Jakarta dan Tangerang,Banyaknya pertigaan dan persimpangan kerap menjadi faktor penyebab Kemacetan.

Pantauan plus62.co, Sabtu(11/1/2025) dilokasi, kemacetan terjadi di dua arah di sepanjang jalan Kapuk Raya hingga Kamal Raya, baik arah ke Kapuk Kamal, maupun arah ke kota.

Kemacetan di jalan Kapuk Raya hampir setiap hari terutama pada pagi dan sore, kepadatan antrian di perempatan jembatan baru kapuk menjadi penyebab kemacetan antrian disebelah timur dan barat, antrian membuat kondisi kemacetan semakin parah mengular sampai kejalan pedongkelan raya, jalan kali baru timur, dan jalan peternakan.

Baca Juga :  Macet Parah di Kapuk Jakarta Barat, Pengendara Terjebak Macet hingga 2 Jam

“Macet di kapuk mah udah biasa apalagi pagi sama sore, titiknya di perempatan jembatan baru kapuk dari PIK ke Daan Mogot itu yang bikin macet kemana-mana, yang ngatur pa ogah petugas mah gak pernah ada,” kata Iwan (40) warga kapuk.

Baca Juga :  Kasih Tuhan Pulihkan Pelayanan Pdt. Decki Levian di GPDI Rusunawa Daan Mogot

Warga berharap ada petugas yang mengatur saat pagi dan sore saat warga berangkat dan pulang aktivitas.

“Harusnya ada petugas yang ngatur mau dari dishub atau polisi minimal ada di jam-jam sibuk, kalau ada petugas yang ngatur biasanya motor itu mau tertib gak serobot-serobot ,” tutup Iwan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Ekonomi Indonesia Kian Positif di Tengah Ketidakpastian Global

Sementara dengan nada yang sama seorang sopir  eman (35) berharap ada petugas yang mengatur “saya sering lewat sini dari PIK mau nyebrang ke jalan pedongkelan saja bisa 2 jam jalannya ditutup sama motor jadi ga bisa lewat”ujarnya.(Ridwan)

Berita Terkait

Minim Penjelasan Usai Kunjungan BPKP, Sudin Parekraf Jadi Perhatian
OCI: Konflik Lahan Transad di NTT Harus Diselesaikan dengan Pendekatan Kemanusiaan
KI DKI: Transparansi Jadi Penentu Masa Depan Jakarta
Advokat Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi di Tambora
Kisruh di Rusun Pesakih, Warga Desak Ketua RT Dicopot
Hadiri Halalbihalal FK Ulum, Wali Kota Ajak Jaga Kondusivitas
Zulmansyah Sekedang Wafat, Insan Pers Kehilangan Sosok Pemersatu
Lebaran Cipayung Masuk Tahun Keempat, Jadi Ajang Silaturahmi Warga

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 07:49 WIB

Minim Penjelasan Usai Kunjungan BPKP, Sudin Parekraf Jadi Perhatian

Senin, 4 Mei 2026 - 06:31 WIB

OCI: Konflik Lahan Transad di NTT Harus Diselesaikan dengan Pendekatan Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 - 16:10 WIB

KI DKI: Transparansi Jadi Penentu Masa Depan Jakarta

Senin, 20 April 2026 - 16:51 WIB

Kisruh di Rusun Pesakih, Warga Desak Ketua RT Dicopot

Senin, 20 April 2026 - 10:03 WIB

Hadiri Halalbihalal FK Ulum, Wali Kota Ajak Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru

TNI & Polri

KPPN Batam Apresiasi Kodaeral IV atas Kinerja Anggaran 2025

Senin, 4 Mei 2026 - 20:13 WIB

Megapolitan

KI DKI: Transparansi Jadi Penentu Masa Depan Jakarta

Kamis, 30 Apr 2026 - 16:10 WIB