Macet Parah di Tol Pelabuhan Tanjung Priok, Pengguna Tagih Tanggung Jawab Pengelola - Plus62.co

Macet Parah di Tol Pelabuhan Tanjung Priok, Pengguna Tagih Tanggung Jawab Pengelola

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kemacetan parah kembali terjadi di jalur menuju Pelabuhan Tanjung Priok dan sebaliknya. Sore tadi, seorang pengendara bernama Riko harus menempuh perjalanan dari Jalan Pramuka hingga keluar Tol Kamal selama kurang lebih 2,5 jam akibat kepadatan kendaraan yang mengular panjang di jalan Tol Pelabuhan Tanjung Priok mengarah ke tol Soediyatmo.

“Iya, tadi dari Pramuka sampai keluar Tol Kamal butuh waktu 2 jam setengah. Padahal saya pakai mobil minibus, bukan truk atau trailer. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah dan pengelola tol. Jangan sampai jalan tol berbayar tapi macetnya seperti tidak ada solusi. Kalau dibiarkan terus, ini memalukan untuk kota sebesar Jakarta,” ujar Riko, Rabu (12/2/2026).

Baca Juga :  Mulai Januari Pemerintah Akan Berlakukan PPN 12 Persen

Keluhan juga datang dari seorang sopir truk yang enggan disebutkan namanya. Ia mempertanyakan fungsi jalan tol yang setiap hari berubah menjadi antrean panjang kendaraan logistik.

Baca Juga :  Kisah Latifun, Sopir Asal Rangkasbitung Nyambi Berjualan Kopi

“Untuk apa kami bayar tol mahal kalau setiap hari macet parah? Waktu habis di jalan dan biaya operasional membengkak,” katanya.

Menurut para pengguna jalan, pengelola tol harus bertanggung jawab atas kondisi kemacetan kronis yang terjadi setiap hari. Jalan tol berbayar seharusnya memberikan jaminan kelancaran, bukan justru menjadi titik kemacetan terparah menuju pelabuhan.

Baca Juga :  Zero ODOL Dinilai Merugikan, Ratusan Sopir Truk di Kalbar Lakukan Aksi Damai

Mereka mendesak adanya langkah konkret dan evaluasi serius dari pengelola tol agar jalur menuju Pelabuhan Tanjung Priok tidak terus menjadi simbol kemacetan tanpa solusi. Tanpa tanggung jawab dan pembenahan nyata, kepercayaan publik terhadap layanan jalan tol berbayar dikhawatirkan akan terus menurun.

Berita Terkait

Kredivo Digugat Eks Karyawan Rp 5,7 Miliar, Sidang Perdana Ditunda
Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Pusat Naik Jelang Ramadhan
Prinsip Pareto: Ketika 20% populasi Memiliki 80% Aset
Utang PLN Ratusan Triliun: Siapa yang Diuntungkan?
Gelombang Penangkapan Oknum Pajak, Alarm Keras Bagi Sistem Fiskal Negara
Jual Diri, Jual Produk: Bisnis sebagai Ujian Watak
Aktivasi Rekening Jadi Kunci Pencairan Dana PIP
Amran Apresiasi Kapolri dan Titiek Soeharto atas Percepatan Swasembada Pangan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 23:35 WIB

Macet Parah di Tol Pelabuhan Tanjung Priok, Pengguna Tagih Tanggung Jawab Pengelola

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:19 WIB

Kredivo Digugat Eks Karyawan Rp 5,7 Miliar, Sidang Perdana Ditunda

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:39 WIB

Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Pusat Naik Jelang Ramadhan

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:33 WIB

Prinsip Pareto: Ketika 20% populasi Memiliki 80% Aset

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:43 WIB

Utang PLN Ratusan Triliun: Siapa yang Diuntungkan?

Berita Terbaru

TNI & Polri

Dankodaeral IV Hadiri Rapim TNI AL 2026 di Mabesal

Kamis, 12 Feb 2026 - 16:51 WIB

Bisnis & Ekonomi

Kredivo Digugat Eks Karyawan Rp 5,7 Miliar, Sidang Perdana Ditunda

Kamis, 12 Feb 2026 - 13:19 WIB

Bisnis & Ekonomi

Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Pusat Naik Jelang Ramadhan

Kamis, 12 Feb 2026 - 12:39 WIB

Megapolitan

Jakarta Pusat Perkuat Silaturahmi untuk Stabilitas

Kamis, 12 Feb 2026 - 08:07 WIB