Malang,Plus62.co — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto Menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk menegakkan keadilan serta menghadirkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai amanat utama Undang-Undang Dasar 1945.
Prabowo menekankan bahwa tugas utama negara adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Menurutnya, amanat tersebut bermakna kewajiban negara untuk melindungi seluruh rakyat tanpa terkecuali serta memastikan setiap warga merasakan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyampaikan bahwa keadilan dan kemakmuran hanya dapat terwujud apabila kekayaan bangsa dikelola secara jujur, transparan, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, pemerintah menegaskan tidak akan ragu memerangi korupsi, penipuan, manipulasi, serta segala bentuk penyalahgunaan kekayaan negara.
Lebih lanjut, Ia menyebut komitmen tersebut telah diwujudkan melalui berbagai langkah konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Di antaranya adalah upaya menjamin ketersediaan pupuk bagi petani, mendorong swasembada beras, menurunkan harga pangan, serta memperkuat cadangan pangan nasional demi menjaga stabilitas dan ketahanan pangan.
Pemerintah juga terus memperluas program perlindungan sosial sebagai bagian dari strategi pembangunan yang inklusif. Program makan bergizi gratis menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, sekaligus membantu meringankan beban keluarga.
Selain itu, Prabowo menegaskan pentingnya penciptaan lapangan kerja melalui percepatan industrialisasi dan hilirisasi sumber daya alam. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat perekonomian nasional, serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Di bidang perumahan, pemerintah berkomitmen membangun jutaan rumah layak dan terjangkau bagi rakyat. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor konstruksi dan industri pendukungnya.
Menutup sambutannya, Prabowo menyatakan bahwa seluruh kebijakan tersebut merupakan bagian dari visi besar menjadikan Indonesia sebagai negara maju dengan kesejahteraan yang dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat. Pemerintah, tegas Presiden, akan terus bekerja keras agar amanat konstitusi benar-benar terwujud dalam kehidupan bangsa.
(Rwn)






