Debt Collector Diduga Bertindak Preman, Warga Tantang Polisi Bertindak - Plus62.co

Debt Collector Diduga Bertindak Preman, Warga Tantang Polisi Bertindak

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 22:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Plus62.co – Warga Cengkareng Barat mendesak Polsek Cengkareng segera menertibkan dugaan aksi premanisme berkedok penagihan utang yang terjadi di ruang publik. Aksi tersebut dinilai meresahkan dan mencederai rasa aman masyarakat.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Utama 8, Cengkareng Barat, Kecamatan Cengkareng, Senin siang (2/2/2026), saat sekelompok pria yang mengaku sebagai debt collector diduga mencoba menarik paksa sepeda motor Honda PCX milik seorang warga perempuan.

Tarik Motor di Jalan, Warga Ketakutan

Berdasarkan keterangan saksi, para pria tersebut mendatangi korban saat berhenti membeli makanan. Mereka kemudian menanyakan kepemilikan kendaraan dan melarang korban meninggalkan lokasi dengan alasan tunggakan cicilan.

Baca Juga :  Jalan Benda Raya Tangerang Rusak Parah dan Gelap Gulita, Warga Keluhkan Lambatnya Respons Pemerintah

Korban yang merasa terintimidasi langsung menghubungi keluarganya. Ketegangan meningkat ketika para pria tersebut memegang kendaraan dan tetap memaksa meski diminta menunjukkan legalitas penarikan.

“Kami mempertanyakan kewenangan mereka. Tidak ada surat, tidak ada polisi, tapi berani tarik motor di jalan,” ujar Suroto, ayah korban.

Situasi Memanas, Warga Turun Tangan

Situasi sempat memanas ketika korban merekam kejadian. Ponsel korban dilaporkan hampir direbut dan terjadi aksi dorong-dorongan. Keributan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan dan menolak aksi penarikan paksa.

Baca Juga :  SATLANTAS JAKARTA BARAT GELAR SOSIALISASI STOP ODOL DI MERUYA

Warga menilai tindakan tersebut sebagai bentuk intimidasi yang menyerupai praktik premanisme di ruang publik.

Polisi Diminta Tertibkan Premanisme Jalanan

Warga secara tegas meminta Polsek Cengkareng tidak tinggal diam dan segera menertibkan praktik penagihan utang yang dilakukan secara paksa di jalan.

“Ini bukan soal cicilan saja, tapi soal rasa aman. Kalau begini terus, warga bisa jadi korban berikutnya. Polisi harus turun,” kata salah satu warga.

Baca Juga :  DLH kabupaten Tangerang Mulai Bersihkan Sampah Dibawah Jembatan Kali Dadap

Masyarakat juga mendesak kepolisian mengusut identitas para pria yang mengaku sebagai debt collector serta menindak tegas jika ditemukan pelanggaran hukum.

Penarikan Akhirnya Gagal

Aksi penarikan kendaraan akhirnya batal setelah warga berkumpul dan menekan para pria tersebut untuk meninggalkan lokasi. Tidak ada korban luka, namun kejadian ini menyisakan trauma dan kekhawatiran warga.

Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli dan pengawasan agar praktik serupa tidak kembali terjadi di wilayah Cengkareng.

Berita Terkait

Kasus Ignasius Jonan dan Fenomena Tersingkirnya Orang Kompeten di Republik Ini
Kredivo Digugat Eks Karyawan Rp 5,7 Miliar, Sidang Perdana Ditunda
PASTI Soroti SP3 Kasus Dugaan Diskriminasi Siswi SD di Sorong, Minta Atensi Presiden dan Kapolri
HPN: Lebarannya Wartawan, Pesta Besar Insan Pers
Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro, Tegaskan Keadilan dan Kemakmuran Rakyat
Yang Jujur Banyak, Yang Menang yang Punya Uang
Percikan Las Diduga Picu Kebakaran Pabrik Kosong di Kamal Muara Penjaringan
Dia Adikku

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:28 WIB

Kasus Ignasius Jonan dan Fenomena Tersingkirnya Orang Kompeten di Republik Ini

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:19 WIB

Kredivo Digugat Eks Karyawan Rp 5,7 Miliar, Sidang Perdana Ditunda

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:52 WIB

PASTI Soroti SP3 Kasus Dugaan Diskriminasi Siswi SD di Sorong, Minta Atensi Presiden dan Kapolri

Senin, 9 Februari 2026 - 08:36 WIB

HPN: Lebarannya Wartawan, Pesta Besar Insan Pers

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:07 WIB

Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro, Tegaskan Keadilan dan Kemakmuran Rakyat

Berita Terbaru

Megapolitan

Ribuan Aset DKI Resmi Bersertifikat, Pengamanan Dipercepat

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:39 WIB

TNI & Polri

Kadispen Kodaeral IV Batam Hadiri Rakornispen TNI 2026

Jumat, 13 Feb 2026 - 17:30 WIB

Sumber poto: PintarPolitik.com

Politik

REPUBLIK DI BAWAH PENJAJAHAN UNDANG-UNDANG PESANAN

Jumat, 13 Feb 2026 - 06:12 WIB