PT Jakarta Monorail Respon Positif Niat Gubernur Pramono Selesaikan Tiang Mangkrak - Plus62.co

PT Jakarta Monorail Respon Positif Niat Gubernur Pramono Selesaikan Tiang Mangkrak

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Gbr. Direktur Utama PT Jakarta Monorail, Ir. Sukmawati Syukur di kantornya Rabu 4 Juni 2025. foto: dok.istimewa

Ket. Gbr. Direktur Utama PT Jakarta Monorail, Ir. Sukmawati Syukur di kantornya Rabu 4 Juni 2025. foto: dok.istimewa

JAKARTA – Direktur Utama PT Jakarta Monorail, Ir. Sukmawati Syukur menanggapi positif, pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ingin menyelesaikan dan merapikan tiang-tiang monorail mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, hingga Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat.

“Kami memang sangat menunggu atensi dan perhatian pemerintah, khususnya Pemda DKI atas nasib proyek yang sudah _ground breaking_ tahun 2004. Pada 14 Juni 2004 Presiden Ibu Megawati Soekarnoputri meresmikan pemancangan tiang pancang pertama di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Selatan, pada 14 Juni 2004.

“Diungkapkan, monorail adalah satu dari tiga moda transportasi di wilayah dalam kota yang digagas Sutiyoso saat menjabat Gubernur DKI Jakarta (1997-2007). Saat itu selain monorail, moda transportasi umum yang ingin dikembangkan di Jakarta, bus dengan jalur khusus ( _busway_ ) dan angkutan sungai.

“Terbukti kini Bus Transjakarta menjadi sarana transportasi umum pilihan utama warga. Jika saat itu program pembangunan monorail dilanjutkan, tentu warga bisa menambah pilihan layanan transportasi umum demi kelancaran dan kenyamanan beraktivitas di dalam kota.

“Sebab setelah turun dari bus Trasnsjakarta, tidak cukup tersedia sarana transportasi umum untuk perjalanan pada antartitik di lingkar dalam kota.

“Pemikiran Pak Sutiyoso saat itu tentu perlu ada monorail seperti di Singapura maupun London Inggris. Kami merespon gagasan tersebut dengan merancang jalur transportasi umum monorail dalam wilayah kota Jakarta

Hasil disain jaringan transportasi yang disusun konsultan yang juga merancang monorail di Singapura dan London, di Jakarta akan tersedia 30 titik stasiun.

“Pada intinya, hampir seluruh aspek persyaratan penyele ggaraan monorail sudah lengkap. Termasuk segala peraturan pemerintah dan peraturan daerah yang mendasari proyek ini”.

Tunggu Tindak Lanjut

Ir. Sukmawati tidak ingin bicara mengapa proyek ini jadi mangkrak selama lebih dari dua dekade. “Saya hanya menunggu tindaklanjut gubernur Mas Pramono, tentang tiang monorail yang mangkrak itu mau diapakan,” katanya Rabu (4/6/25) petang.

Proses pembangunan monorail tersebut sudah dilalui enam gubernur. Setelah Sutiyoso, ada Gubernur Fauzi Bowo. (2007–2012); Joko Widodo. (2012–2014); Basuki Tjahaja Purnama. (2014–2017);
Djarot Saiful Hidayat. (2017) dan
Anies Baswedan. (2017–2022).

Pramono Anung menjadi gubernur ketujuh yang telah mendapat mandat rakyat sebagai administrator pemerintahan dan pebangunan.

Adanya perhatian khusus Pemda DKI terhadap nasib proyek monorail saat ini, menjadi angin segar bagi PT Jakarta Monorail selaku investor.

“Kami akan ikuti apapun kehendak pemda, tentu setelah duduk bersama untuk negoisasi,” ujar Sukmawati di kantornya lantai 30 South Tower – Sampoerna Strategic Square saat ditemui media.

Ganggu Estetika

Sebelumnya Gubernur Pramono Anung Wibowo menyatakan, keberadaan puluhan tiang monorail yang mangkrak tersebut mengganggu estetika kota. Oleh sebab itu ia ingin menyelesaikan dan merapikannya.

“Ada kolom-kolom untuk monorail, yang sampai hari ini semuanya _nggak_ mau nyentuh untuk diselesaikan. Kalau bagi saya pribadi, ini adalah hal yang harus diselesaikan,” katanya di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2025) dilansir _detik.com_ .

Baca Juga :  Hangat dan Penuh Nostalgia, Wali Kota Jakarta Pusat Gelar Silaturahmi Bersama Purna Bhakti PNS


Ia menjelaskan proyek itu mangkrak karena persoalan-persoalan hukum antara kontraktor dan pelaksana pada saat itu.

Menurutnya, adanya tiang monorel yang mangkrak itu sangat mengganggu keindahan Jakarta. Oleh karena itu, ia ingin segera menyelesaikan masalah hukum yang ada dan merapikan tiang-tiang tersebut.

Kendati demikian, Mas Pram sapaan akrab Pramono mengatakan belum memastikan nantinya tiang itu akan dibongkar atau difungsikan untuk hal lain.

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Tiadakan Ganjil-Genap di Hari Raya Iduladha dan Cuti Bersama pada 6 dan 9 Juni 2025


Mantan Mentersi Sekretaris Kabinet ini juga menjelaskan, hal itu tergantung keputusan yang nantinya akan disepakati bersama-sama.

“Tentunya harus ada keputusan untuk itu (tiangnya mau diapakan). Nggak bisa kemudian dibiarkan begitu saja dari waktu ke waktu, karena semua orang tidak mau berpikir, tidak mau susah, tidak mau menyentuh persoalan itu. Bagi saya pribadi, saya ingin menyelesaikan itu,” ungkapnya. (***)

Baca Juga :  Tekan Polusi Udara, Pemkot Jakpus Gelar Uji Emisi Kendaraan Roda Dua dan Empat

Berita Terkait

KI DKI Luncurkan E-Monev 2026, 1.001 Badan Publik Diuji soal Keterbukaan Informasi
Pejabat DJBC Kembali Ditahan KPK, BCW: September Harus Jadi Momentum Evaluasi Serius Bea Cukai
CNBM Jajaki Investasi Lumbung Pangan Terpadu di Maluku Utara
Rudi Bratanusa Eka Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026–2030
Apresiasi Ekosistem Perumahan dengan 60 Umrah, Maruarar Sirait Siapkan 8 Rumah Subsidi pada IPBA XXI 2027
Tim Layar Kodaeral IV Raih Lima Medali di Kejurnas Series II Jakarta
BCW Kritik Rencana Layer Baru Cukai Rokok: Jangan Jadikan Kebijakan Fiskal sebagai Eksperimen
PWI Jaya Bersiap Gelar UKW Angkatan ke-66 pada Oktober

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:39 WIB

KI DKI Luncurkan E-Monev 2026, 1.001 Badan Publik Diuji soal Keterbukaan Informasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Pejabat DJBC Kembali Ditahan KPK, BCW: September Harus Jadi Momentum Evaluasi Serius Bea Cukai

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

CNBM Jajaki Investasi Lumbung Pangan Terpadu di Maluku Utara

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Rudi Bratanusa Eka Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:16 WIB

Tim Layar Kodaeral IV Raih Lima Medali di Kejurnas Series II Jakarta

Berita Terbaru

Megapolitan

CNBM Jajaki Investasi Lumbung Pangan Terpadu di Maluku Utara

Senin, 31 Agu 2026 - 21:26 WIB

TNI & Polri

Menembus Gambut, Tim Mabes TNI Padamkan Sisa Api Karhutla

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:06 WIB