Warga Kalang Anyar Keluhkan Jembatan Gantung Yang Rusak - Plus62.co

Warga Kalang Anyar Keluhkan Jembatan Gantung Yang Rusak

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan gantung yang memprihatinkan

Jembatan gantung yang memprihatinkan

Lebak, Plus62.co- Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Cilangkap dengan Desa Tambak Raya Kecamatan Kalang anyar Kabupaten Lebak Provinsi Banten,kondisinya sangat memprihatinkan,(7/4/2025).

Jembatan gantung yang memprihatinkan itu di keluhkan warga, pasalnya Selama bertahun-tahun, akses warga desa ini hanya mengandalkan jembatan gantung yang rusak.

Jembatan ini menjadi satu-satunya akses keluar bagi masyarakat setempat untuk aktivitas, warga berharap akan ada perhatian serius dari pemerintah.

Baca Juga :  Sempat Mengendap Sejak 2018, Kasus ITE-Pornografi Tuntas di Dit Siber PMJ


Di tengah yang kondisi yang memprihatinkan warga terus berjibaku bergotong royong menggunakan Dana swadaya masyarakat untuk memperbaiki jembatan yang rusak.


Meskipun perbaikan Jembatan Gantung tersebut idealnya merupakan tanggung jawab pemerintah. banyak warga yang merasa perlu bertindak sementara ketika keadaan mendesak dan pemerintah belum memberikan solusi, warga berharap jembatan gantung ini di perbaiki.

“Harapan saya jembatan ini di ganti agar benar-benar rapih, walaupun tidak di ganti minimal di perbaiki di tambal agar masyarakat bisa nyaman untuk menggunakan jembatan ini,”kata Pendi,pada awak media,(7/4/2025).

Baca Juga :  Banjir Rob Kembali Rendam Tanjung Pasir


Perbaikan Jembatan gantung yang sudah rapuh penuh karat di perbaiki menggunakan anggaran dari swadaya masyarakat, hal ini menunjukkan bahwa dana untuk proyek tersebut berasal dari sumbangan atau bantuan sukarela yang di berikan oleh individu atau organisasi, bukan dari anggaran pemerintah atau instansi terkait.

“Sementara kita perbaiki jembatan gantung ini kita tambal yang bolong di las agar sementara bisa di lewati masyarakat, namanya anggaran tenaga dari masyarakat ya sementara”tambahnya.

(Wartawan Asdi)

Baca Juga :  Hj Andi Nirwana: Membangun Semangat Kolaborasi Pemuda Menuju Generasi Emas 2045

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB