JAKARTA,Plus62.co — Sejumlah pak ogah nekat mengatur lalu lintas di persimpangan Pesing, Jakarta Barat. Mereka terlihat menyetop kendaraan dari arah Jembatan Dua dan membuka barrier yang sebelumnya dipasang Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Barat, sebagai rekayasa lalu lintas yang kemudian ditutup permanen untuk umum.
Aksi nekat para oknum pak ogah tersebut terekam kamera dashcam kendaraan yang melintas di lokasi. Rekaman video itu kemudian diunggah oleh akun Instagram @dashcam_owners_indonesia dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah pak ogah membuka akses kendaraan dari arah Cengkareng menuju Grogol dengan cara membuka barrier dan memberhentikan kendaraan dari arah Jembatan Dua. Padahal, jalur tersebut seharusnya hanya diperuntukkan bagi Bus Transjakarta.
Diketahui, jalur tersebut telah ditutup menggunakan barrier oleh Dishub Jakarta Barat sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas. Namun, penutupan itu justru dibuka oleh para pak ogah.
“Perempatan Pesing Jakbar, harusnya dari arah kanan (Cengkareng–Grogol) sudah tidak boleh lurus, sudah ditutup beton, hanya untuk Transjakarta,” tulis keterangan dalam unggahan video yang dilihat, Kamis (22/1/2026).
Ironisnya, aktivitas pak ogah di persimpangan Pesing itu terjadi tidak jauh dari pos polisi maupun Polres Metro Jakarta Barat. Hal tersebut menuai sorotan warga.
“Tapi selalu ada pak ogah yang bukakan jalan, jadinya suka macet dan numpuk juga. Padahal dekat situ ada pos polisi dan Polres Jakbar. Tolong dong, Pak,” tulis akun tersebut.
(red)






