Duka atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei Sang Pemimpin Revolusi - Plus62.co

Duka atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei Sang Pemimpin Revolusi

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, , memantik duka mendalam di kalangan pendukung dan simpatisannya di berbagai belahan dunia. Sosok yang selama puluhan tahun menjadi figur sentral Republik Islam Iran itu dikenang sebagai ulama sekaligus negarawan yang berpengaruh dalam dinamika politik Timur Tengah.

Dalam berbagai pernyataannya, Khamenei kerap menegaskan pandangannya tentang perjuangan, pengorbanan, dan konsep syahid sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, antara lain Surah Al-Baqarah ayat 154 tentang kehidupan para syuhada di sisi Tuhan.

Baca Juga :  Durmogati, Laku Plonga-Plongo

Khamenei bukan tokoh yang lahir dari ruang kosong sejarah. Ia tumbuh dalam lingkungan religius dan ditempa dalam pergolakan panjang Revolusi Islam Iran 1979 bersama . Setelah wafatnya Khomeini pada 1989, Khamenei dipercaya memegang tongkat estafet kepemimpinan tertinggi Iran.

Di bawah kepemimpinannya, Iran memperkuat posisi politik regionalnya, termasuk dalam isu perlawanan terhadap Israel dan kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah. Sikap politiknya yang tegas membuatnya menjadi figur yang diperhitungkan, baik oleh sekutu maupun lawan.

Baca Juga :  Viral! Diduga Petugas SDA Santai saat Jam Kerja di Jakpus, Netizen Geram

Sejumlah kalangan menilai, wafatnya seorang pemimpin tidak serta-merta menggoyahkan sistem Republik Islam Iran. Struktur politik Iran dibangun di atas konstitusi dan konsep Wilayat al-Faqih yang memungkinkan suksesi kepemimpinan tetap berjalan sesuai mekanisme internal negara.

Hingga saat ini, otoritas resmi Iran belum merilis keterangan detail terkait kronologi dan dampak geopolitik lanjutan dari peristiwa tersebut. Namun yang jelas, wafatnya Khamenei menandai babak baru dalam perjalanan politik Iran dan dinamika kawasan Timur Tengah.

Baca Juga :  Warga Tegal Alur Pertanyakan Kinerja Rumah Pompa Kamal, Banjir Tak Kunjung Surut

Di mata para pendukungnya, ia bukan sekadar pemimpin politik, melainkan simbol keteguhan sikap dan konsistensi ideologis. Sementara bagi para pengamat internasional, peristiwa ini berpotensi memicu perubahan konstelasi kekuatan di kawasan yang selama ini sudah sarat ketegangan.

Berita Terkait

Wartawan: Ketika Idealisme Tunduk pada Kebutuhan
‎Ahmad Alfan Sah Jadi Ketua Pk Kecamatan Sindang Jaya Partai Golongan Karya Kabupaten Tangerang
Wakil Wali Kota Jakpus Pimpin Penertiban Rumah Dinas PAM Jaya
Fotografer Roy Genggam Siapkan Buku Gajah, Fotografi, dan Puisi
Lebaran Cipayung Masuk Tahun Keempat, Jadi Ajang Silaturahmi Warga
Jalan Condet Berlubang Picu Kecelakaan, Pemkot Jaktim Desak PAM Jaya Tutup Galian
Empat Warga Jakpus Terima Kunci Rumah Hasil Program Bedah Rumah
Viral! Diduga Petugas SDA Santai saat Jam Kerja di Jakpus, Netizen Geram

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:22 WIB

Wartawan: Ketika Idealisme Tunduk pada Kebutuhan

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:30 WIB

‎Ahmad Alfan Sah Jadi Ketua Pk Kecamatan Sindang Jaya Partai Golongan Karya Kabupaten Tangerang

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:54 WIB

Wakil Wali Kota Jakpus Pimpin Penertiban Rumah Dinas PAM Jaya

Senin, 20 April 2026 - 17:39 WIB

Fotografer Roy Genggam Siapkan Buku Gajah, Fotografi, dan Puisi

Minggu, 19 April 2026 - 21:28 WIB

Lebaran Cipayung Masuk Tahun Keempat, Jadi Ajang Silaturahmi Warga

Berita Terbaru

Megapolitan

Munjirin Dorong Pelestarian Budaya dan Pemberdayaan UMKM

Jumat, 5 Jun 2026 - 21:00 WIB

Megapolitan

Arifin Sulap Jalan Sabang Jadi Ikon Wisata Kuliner Malam Jakarta

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:41 WIB