Tokoh Muda Tanah Abang Apresiasi Kinerja Arifin, Minta Kritik Disampaikan Secara Objektif - Plus62.co

Tokoh Muda Tanah Abang Apresiasi Kinerja Arifin, Minta Kritik Disampaikan Secara Objektif

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, PLUS62.CO – Dukungan terhadap kinerja Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, mengemuka di tengah derasnya kritik yang beredar melalui media sosial. Sejumlah tokoh muda Tanah Abang menilai penilaian terhadap seorang kepala daerah seharusnya berpijak pada fakta, capaian kerja, dan kondisi nyata di lapangan, bukan sekadar opini yang berkembang di ruang digital.

Salah satu suara tersebut datang dari tokoh muda Tanah Abang sekaligus pengacara muda Jakarta, H. Okis Bangkit, SH. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi. Namun, kritik akan memiliki nilai apabila disampaikan secara objektif, proporsional, dan didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kalau ada yang mengkritik kinerja Pak Wali Kota, itu hak setiap warga. Namun akan lebih baik jika kritik tersebut disampaikan berdasarkan fakta dan secara langsung. Pak Arifin adalah sosok yang terbuka terhadap masukan, terutama yang bersifat membangun,” kata Okis.

Okis menilai anggapan yang menyebut Arifin hanya mengandalkan pencitraan di media sosial tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Menurut Okis, Arifin justru dikenal aktif turun langsung ke lapangan untuk memastikan berbagai persoalan masyarakat mendapat penanganan sekaligus mengawal pelaksanaan program pembangunan.

Baca Juga :  SPMT Belawan dan RBPI Gelar Sosialisasi K3 Tingkatkan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Belawan

Sebagai contoh, Okis menyoroti agenda rutin setiap Selasa malam ketika Wali Kota menggelar pertemuan tatap muka dengan warga Jakarta Pusat. Dalam forum tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dibahas secara langsung dan dicarikan solusi bersama.

Bahkan, lanjut Okis, Arifin secara terbuka membagikan nomor telepon pribadinya kepada warga yang hadir agar masyarakat dapat menyampaikan pengaduan maupun informasi secara langsung apabila menemukan persoalan di wilayahnya.

“Ini menunjukkan beliau ingin membangun komunikasi tanpa sekat dengan masyarakat. Tidak semua kepala daerah bersedia membuka akses komunikasi pribadi seperti itu,” ujarnya.

Menurut Okis, berbagai program yang telah direalisasikan Pemkot Jakarta Pusat menjadi bukti nyata kepemimpinan Arifin. Di bidang infrastruktur, misalnya, pemerintah berhasil merealisasikan pengaspalan Jalan Pasar Baru Barat dan Jalan Karet Bivak pada Desember 2025. Kedua ruas jalan tersebut sebelumnya lama dikeluhkan warga karena kondisinya yang rusak.

Di sektor sosial, Pemkot Jakarta Pusat juga menjalankan program bedah rumah di Jalan Sukabumi pada Juli 2025. Program serupa kembali dilakukan pada Januari 2026 bagi warga terdampak kebakaran di kawasan Bungur, Kecamatan Senen, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Tanur Muthmainnah Tour dan PWI Jaya Matangkan Rencana Kerja Sama

Sementara dalam penataan kawasan, Pemerintah Kota Jakarta Pusat telah melakukan revitalisasi kawasan Kebon Kacang pada 30 Mei 2026 guna meningkatkan kualitas lingkungan permukiman. Saat ini, proses penataan juga tengah berlangsung di kawasan Jati Petamburan.

Perhatian terhadap sektor pendidikan, kata Okis, juga terlihat ketika Arifin mendatangi langsung rumah Ananda Rafa dan Ananda Aulia yang sempat terancam putus sekolah. Langkah itu dilakukan untuk memastikan keduanya tetap memperoleh hak atas pendidikan.

Selain menjalankan program pembangunan, Arifin juga disebut konsisten melakukan pemantauan wilayah.

Setiap Rabu pagi, pak Wali Kota bersepeda menyusuri sejumlah ruas jalan di Jakarta Pusat untuk memantau kebersihan lingkungan, melihat langsung kondisi fasilitas umum, sekaligus mengidentifikasi persoalan yang membutuhkan
penanganan cepat.

Bagi Okis, aktivitas tersebut menunjukkan bahwa publikasi melalui media sosial bukan semata-mata untuk membangun citra, melainkan menjadi bagian dari transparansi pemerintahan sekaligus sarana mempercepat respons terhadap aspirasi masyarakat.

Baca Juga :  Ketua PWI Jakpus: Usut Tuntas Dugaan Korupsi Rp15 Miliar Kepala Dinas Kebudayaan DKI

“Yang terpenting bukan seberapa sering seorang kepala daerah muncul di media sosial, tetapi apakah di balik itu ada kerja nyata yang dirasakan masyarakat. Dalam pandangan kami, Pak Arifin telah membuktikan hal tersebut melalui berbagai program yang sudah berjalan,” tegasnya.

Pandangan serupa disampaikan H. Bardata, putra tokoh legendaris Tanah Abang, Bang Yusuf Muhi atau Bang Ucu. Ia menilai kritik yang berlebihan terhadap Wali Kota Jakarta Pusat dapat saja dipengaruhi oleh pihak-pihak yang merasa kepentingannya terganggu atau tidak menginginkan perubahan di wilayah tersebut.

Meski demikian, Bardata menegaskan bahwa kritik tetap menjadi elemen penting dalam proses demokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan kritik yang sehat, beretika, objektif, serta berdasarkan fakta yang dapat diuji.

“Kami bukan anti-kritik. Justru kritik sangat diperlukan sebagai bahan evaluasi. Namun, kritik harus disampaikan dengan etika, objektif, dan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Warga Jakarta Pusat tentu dapat menilai sendiri bagaimana kinerja Pak Wali Kota selama ini,” pungkasnya.

Berita Terkait

The Virgin Siap Guncang Panggung LokaryaFest 2026 di GBK
PWI Jaya Buka Pendaftaran Ulang Keanggotaan, Ditutup 31 Desember 2026
599 Kasus HIV Baru Gegerkan Kota Bogor, DPRD Minta Langkah Darurat Pencegahan
Tiga Warga Sipil Meninggal dalam Insiden Kekerasan di Yahukimo, Aparat Lakukan Penyelidikan
Di Balik Sukses Ekspedisi Cicatih Elpala, Tim Pendukung Jadi Penentu Keberhasilan
PWI Pusat: Kritik Boleh, Namun Martabat Wartawan Tetap Harus Dijaga
Rumah Pena Nusantara Foundation Ajak Insan Pers Bijak Bermedia Sosial di Era AI
Dewan Juri Finalisasi Pemenang Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin 2026

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:49 WIB

The Virgin Siap Guncang Panggung LokaryaFest 2026 di GBK

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:03 WIB

PWI Jaya Buka Pendaftaran Ulang Keanggotaan, Ditutup 31 Desember 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:40 WIB

599 Kasus HIV Baru Gegerkan Kota Bogor, DPRD Minta Langkah Darurat Pencegahan

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:06 WIB

Tiga Warga Sipil Meninggal dalam Insiden Kekerasan di Yahukimo, Aparat Lakukan Penyelidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:41 WIB

Tokoh Muda Tanah Abang Apresiasi Kinerja Arifin, Minta Kritik Disampaikan Secara Objektif

Berita Terbaru

Megapolitan

The Virgin Siap Guncang Panggung LokaryaFest 2026 di GBK

Sabtu, 25 Jul 2026 - 08:49 WIB