Kuat Dugaan R dan S Aktor Dibalik Maraknya Peredaran Pil Koplo di Tanah Abang, Jakarta Pusat - Plus62.co

Kuat Dugaan R dan S Aktor Dibalik Maraknya Peredaran Pil Koplo di Tanah Abang, Jakarta Pusat

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Maraknya peredaran obat keras terbatas tanpa disertai izin eder sepertinya menjadi momok yang sangat menakutkan bagi instansi berbaju coklat untuk bisa mempersempit ruang gerak peredaran obat keras yang sering di sebut pil koplo.

Di Jalan KS. Tubun, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peredaran obat keras terbatas di wilayah tersebut cukup terorganisir. Masyarakat meminta Dinas Kesehatan dan BPOM untuk segara menindak lanjuti peredaran obat keras yang kerap menyasar para pelajar. Dan Satuan Pamong Praja Walikota Jakarta Pusat untuk bisa menertibkan penjual obat keras tanpa mengantongi izin edar.

Baca Juga :  Parkir Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Digelandang Polisi

Menurut sumber kepada plus62.co yang berhasil di temui di sekitaran wilayah hukum Polsek Tanah Abang. “Disini surga-nya obat keras mas. Dari ujung ke ujung banyak yang jual. Dan itu dilakukan secara transparan tanpa rasa takut,” jelas sumber kepada plus62.co (19/4/2025).

Baca Juga :  Empat Warga Jakpus Terima Kunci Rumah Hasil Program Bedah Rumah

Bahkan diakui salah seorang pedagang pil koplo di tanah abang kepada plus62.co “kami jual sudah kordinasi bang dengan polisi. Abang temui aja di polsek untuk minta jajan abang sana,” jelas pria berperawakan kurus yang terekam plus62.co pada sabtu (19/4/2025).

Baca Juga :  Aturan Ada, Penindakan Nihil: Parkir Liar Jakpus Disorot

Peredaran obat keras terbatas rupanya menjadi lahan basah bagi oknum nakal untuk meraup pundi pundi rupiah. Hal ini merupakan pekerjaan rumah bagi Paminal Polda Metro Jaya untuk bisa menelusurui keterlibatan oknum Polisi. (R)

Berita Terkait

KI DKI Luncurkan E-Monev 2026, 1.001 Badan Publik Diuji soal Keterbukaan Informasi
Pejabat DJBC Kembali Ditahan KPK, BCW: September Harus Jadi Momentum Evaluasi Serius Bea Cukai
CNBM Jajaki Investasi Lumbung Pangan Terpadu di Maluku Utara
Rudi Bratanusa Eka Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026–2030
Apresiasi Ekosistem Perumahan dengan 60 Umrah, Maruarar Sirait Siapkan 8 Rumah Subsidi pada IPBA XXI 2027
Tim Layar Kodaeral IV Raih Lima Medali di Kejurnas Series II Jakarta
BCW Kritik Rencana Layer Baru Cukai Rokok: Jangan Jadikan Kebijakan Fiskal sebagai Eksperimen
PWI Jaya Bersiap Gelar UKW Angkatan ke-66 pada Oktober

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:39 WIB

KI DKI Luncurkan E-Monev 2026, 1.001 Badan Publik Diuji soal Keterbukaan Informasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Pejabat DJBC Kembali Ditahan KPK, BCW: September Harus Jadi Momentum Evaluasi Serius Bea Cukai

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

CNBM Jajaki Investasi Lumbung Pangan Terpadu di Maluku Utara

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:46 WIB

Rudi Bratanusa Eka Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026–2030

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:16 WIB

Tim Layar Kodaeral IV Raih Lima Medali di Kejurnas Series II Jakarta

Berita Terbaru

Megapolitan

CNBM Jajaki Investasi Lumbung Pangan Terpadu di Maluku Utara

Senin, 31 Agu 2026 - 21:26 WIB

TNI & Polri

Menembus Gambut, Tim Mabes TNI Padamkan Sisa Api Karhutla

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:06 WIB