Tiga Warga Sipil Meninggal dalam Insiden Kekerasan di Yahukimo, Aparat Lakukan Penyelidikan - Plus62.co

Tiga Warga Sipil Meninggal dalam Insiden Kekerasan di Yahukimo, Aparat Lakukan Penyelidikan

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YAHUKIMO, PLUS62.CO – Tiga warga sipil dilaporkan meninggal dunia dalam insiden kekerasan yang terjadi di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Senin (20/7/2026).

Berdasarkan informasi awal yang diterima aparat, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan aksi kelompok bersenjata. Sementara itu, melalui pernyataan yang dipublikasikan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, kelompok tersebut mengklaim bertanggung jawab atas insiden tersebut. Informasi mengenai kronologi maupun pihak yang bertanggung jawab masih dalam proses penyelidikan oleh aparat yang berwenang.

Baca Juga :  Audiensi PWI Jakpus dengan Camat Senen untuk Jalin Kemitraan

Menurut informasi awal, korban terdiri atas sepasang suami istri, yakni Kumis Kogoya beserta istrinya, serta seorang perempuan yang disebut berasal dari Suku Unaukam. Hingga kini, identitas lengkap para korban maupun rangkaian peristiwa masih dalam proses pendalaman.

Koops TNI Habema menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Dalam keterangannya, Koops TNI Habema menegaskan bahwa jatuhnya korban sipil merupakan tragedi kemanusiaan yang patut disesalkan dan setiap warga berhak hidup aman tanpa ancaman kekerasan.

Koops TNI Habema menyatakan terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk melakukan penyelidikan, pengejaran, dan penegakan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan di wilayah Yahukimo.

Baca Juga :  Haji Sarmilih Ucapkan Selamat kepada AKBP Reza Ma'rufi, Optimistis Polres Sumedang Semakin Presisi dan Humanis

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa setiap tindakan aparat keamanan mengedepankan profesionalisme serta perlindungan terhadap masyarakat.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Tidak ada satu pun masyarakat yang seharusnya kehilangan nyawa akibat aksi kekerasan. Koops TNI Habema akan terus bekerja secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai hukum untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat serta memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Wirya.

Baca Juga :  PT Tanur Muthmainnah Tour Bukber Bersama 1000 Anak Yatim

Koops TNI Habema menilai situasi keamanan yang kondusif menjadi fondasi bagi berlangsungnya pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, dan pembangunan di Papua. Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan proses penanganan perkara kepada aparat yang berwenang.

Sumber: Koops TNI Habema

Autentikasi
Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna
Kepala Penerangan Koops TNI Habema

Berita Terkait

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional
BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur
Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?
Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar
Kodaeral IV Perkuat Sinergi dengan Insan Pers di Pelantikan Ulang PWI Kepri
Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng
Purbaya Dicopot, Bea Cukai Watch: Jangan Buru-buru Bernapas Lega
Pameran Ikan Hias APIC-Pokja PWI Jakbar Edukasi Ratusan Pelajar

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:00 WIB

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 20:21 WIB

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Kamis, 24 September 2026 - 07:56 WIB

Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar

Rabu, 16 September 2026 - 16:19 WIB

Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB