Sekjen PBB Prihatin, Israel Terus Langgar Gencatan Senjata - Plus62.co

Sekjen PBB Prihatin, Israel Terus Langgar Gencatan Senjata

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, plus62.co – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres, menyuarakan keprihatinan atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan terus menerus oleh Israel di jalur Gaza, Palestina. Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mencatat, sejak gencatan senjata berlaku, serangan Israel setidaknya telah membunuh 240 orang dan mengakibatkan 607 korban luka-luka di Gaza.

Guterres meminta semua pihak mematuhi gencatan senjata yang efektif berlaku sejak 10 Oktober 2025. Hal tersebut disampaikan Guterres saat menghadiri pembukaan KTT Dunia untuk Pembangunan Sosial di Doha, Qatar, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga :  Khamenei Peringatkan Pemimpin Sombong: Akan Bernasib Seperti Fir'aun

“Itu semua (pelanggaran gencatan senjata) harus berhenti, semua pihak harus mematuhi ketentuan-ketentuan dalam tahap pertama perjanjian damai,” ujar Guterres.

Guterres menegaskan penghormatan atas ketentuan gencatan senjata krusial untuk mewujudkan perdamaian jangka panjang bagi Palestina dan Israel.

“Jangan lupakan perlunya mendirikan solusi politik yang kredibel menuju penghentian pendudukan, mewujudkan hal menentukan nasib sendiri bagi rakyat Palestina,” tegasnya.

Baca Juga :  Perang Tanpa Invasi: Strategi Pusat Gravitasi Amerika Serikat di Venezuela

“Dan solusi dua negara yang membuat Israel dan Palestina bisa hidup dalam perdamaian dan keamanan,” imbuh Guterres.

Israel diketahui berulang kali melakukan pelanggaran gencatan senjata di Gaza, sejak diberlakukan pada 10 Oktober 2025. Di akhir Oktober 2025, Israel meluncurkan serangan udara besar-besaran yang membunuh lebih dari 100 orang, 46 diantaranya anak-anak.

Baca Juga :  Dua Tahun Perang di Gaza, Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata

Pada Selasa (4/11/2025), pasukan Israel kembali berulah melanggar gencatan senjata dengan membunuh seorang warga Palestina, di bagian Utara Gaza.

Militer Israel berdalih warga Palestina tersebut melanggar “Garis Kuning” (Batas demarkasi sementara) sehingga harus ditembak. Selain itu di Jabaliya, utara Gaza, seorang warga juga terbunuh akibat tembakan tentara Israel.

Sedangkan di kawasan Tuffah, Kota Gaza, tembakan quadcopter Israel menewaskan seorang warga Palestina dan melukai seseorang lainnya.(*)

Berita Terkait

Negara Harus Hadir, Pembajakan Honour 25 Uji Ketegasan Internasional
Beatrice Gobang Bawa Tembang Indonesia ke New York
Profesi Bergaji Fantastis Rp5 Miliar, Tapi Setiap Detiknya Menghadapi Kematian
Pernyataan Jurnalis Alon Mizrahi Soroti Ketegangan AS–Iran
Amerika, Iran, dan Bayang-Bayang Nuklir
Di Balik Serangan ke Iran, Trump Hadapi Ujian Berat di Dalam Negeri
Di Bawah Tekanan Sanksi, Iran Disebut Manfaatkan Kripto untuk Bertahan
Andai Nuklir Menghantam Iran: Dunia Tak Lagi Sama

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:13 WIB

Negara Harus Hadir, Pembajakan Honour 25 Uji Ketegasan Internasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:19 WIB

Beatrice Gobang Bawa Tembang Indonesia ke New York

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:58 WIB

Profesi Bergaji Fantastis Rp5 Miliar, Tapi Setiap Detiknya Menghadapi Kematian

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:00 WIB

Pernyataan Jurnalis Alon Mizrahi Soroti Ketegangan AS–Iran

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:14 WIB

Amerika, Iran, dan Bayang-Bayang Nuklir

Berita Terbaru