Perkampungan Kapuk Terendam Banjir Usai Hujan Deras Mengguyur Jakarta - Plus62.co

Perkampungan Kapuk Terendam Banjir Usai Hujan Deras Mengguyur Jakarta

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkampungan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat terendam banjir usai hujan deras

Perkampungan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat terendam banjir usai hujan deras

JAKARTA,plus,62.co – Rumah warga di RT 16 RW 12 Perkampungan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat terendam banjir usai hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Minggu siang (6/7/2025).

Berdasarkan pantauan plus62.co dilokasi Ketinggian air di wilayah tersebut mencapai sekitar 20 hingga 30 sentimeter. Genangan terjadi akibat luapan air Kali Cengkareng Drain, hingga merendam permukiman warga.

Baca Juga :  Hujan Deras Semalaman Jalan Pos Polisi Kapuk Banjir


“Tadinya sih gak banjir, pas air kalinya tinggi ya gak bisa jalan air disini ditambah hujan gede, ya banjir,”ujar ebenk warga bongkaran kapuk (6/7/2025).


Ia juga mulai mengantisipasi banjir dengan meninggikan barang-barang di dalam rumah dan membatasi aktivitas luar ruangan.

Baca Juga :  Pemprov DKI Tegaskan Larangan Penjualan Hewan Kurban di Trotoar, Tapi Praktek di Lapangan Masih Marak


“Barang-barang perabotan sih udah kita amanin dah kita naekin ke atas, takut malam banjirnya nambah tinggi repot,” katanya.


Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mencatat banjir di Jakarta meluas ke 86 RT. Tinggi banjir ada yang mencapai 2,7 meter.

Data banjir itu dihimpun per pukul 23.00 WIB. Sebaran titik banjir ada di 19 RT di Jakarta Pusat, 1 RT di Jakarta Barat, 23 RT di Jakarta Selatan, dan 42 RT di Jakarta Timur serta 1 RT di Jakarta Utara.

Baca Juga :  Hujan Deras Mengguyur, Tegal Alur Terendam Banjir



(Rdw)


Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB