Mahfud MD Soroti Aksi Demo Akhir-Akhir ini - Plus62.co

Mahfud MD Soroti Aksi Demo Akhir-Akhir ini

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, plus62.co – Politisi Mahfud MD menyoroti aksi demo yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini. Ia menyatakan kepada media, minggu (31/8/2025), bahwa situasi belakangan ini mencekam akibat aksi demo di DPR yang menimbulkan kerusuhan meluas di berbagai tempat.

“Pertama memang situasi sekarang ini mencekam, karena peristiwa demo di DPR yang menimbulkan banyak korban dan kerusuhan yang meluas di seluruh tanah air, sehingga harus segera diselesaikan oleh pihak yang berwenang dan berwajib.” Ujar Mahfud

Mantan Menko Polhukam di era Jokowi itu juga menegaskan, bahwa ia mendukung aksi demo namun menyayangkan aksi tersebut sudah berimbas terlalu jauh.

Baca Juga :  Hj Andi Nirwana: Membangun Semangat Kolaborasi Pemuda Menuju Generasi Emas 2045

“Kita tentu mendukung demo dan protes itu seratus persen, jika ada ketidakpuasan atau anggapan kesalahan yang dilakukan pengelola pemerintahan dan lembaga-lembaga politik. Kita setuju, perkeras saja protes, kita mengerti itu, tetapi yang terjadi sekarang mungkin sudah terlalu jauh.” Jelas Mahfud

Mahfud juga memaparkan sudah terlalu banyak korban dari kedua belah pihak, baik pihak pendemo maupun aparat sehingga menimbulkan situasi yang tidak sehat.

Baca Juga :  Mitos Wong Kalang Berekor: Jejak Stigma dari Zaman ke Zaman

” Demo itu sudah menewaskan saudara Affan, yang di DPR itu, di Makasar juga diberitakan 3 orang tewas ketika gedung DPRD itu diserbu dan dibakar oleh massa. Di Bandung, polisi itu dikejar-kejar habis oleh massa, sampai lari berhamburan, ditangkap dan ditendang, itu sudah tidak sehat.” Tandasnya

Ia juga mengimbau kepada para pendemo dan aparat agar saling memahami, pendemo harus terukur dalam aksinya dan aparat jangan bertindak sewenang-wenang. Menurut Mahfud, dalam peristiwa ini semua yang bertanggung jawab adalah atasan.

Baca Juga :  Usai Sebut Wartawan "Lu Punya Otak Enggak Sih" Hotman Paris Minta Maaf ke Insan Pers

“Mari kita sadari saudara, bahwa ini tidak bagus,  harus kita selesaikan, para demonstran saya tetap mendukung, tapi mari harus terukur juga agar negara ini selamat, kepada petugas lapangan juga supaya tidak sewenang-wenang, saya paham petugas lapangan itu terjepit, di satu sisi dia harus bertugas mengamankan situasi yang merupakan perintah dari atasan, tapi dia di lapangan harus menghadapi massa yang sudah sangat marah, oleh sebab itu ini yang harus bertanggungjawab adalah atasan.” Tutup Mahfud. (*)

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB