JAKARTA, PLUS62CO — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menerima kunjungan perwakilan asosiasi pengemudi dari Jawa Tengah, Jawa Timur, serta sejumlah wilayah lainnya. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung National Traffic Management Center (NTMC) Polri, Kamis (8/1/2026).
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka diskusi tindak lanjut penertiban kendaraan Over Dimension dan Overload (ODOL). Forum ini menjadi wadah dialog antara aparat kepolisian dan para pengemudi guna menyamakan persepsi terkait kebijakan penegakan hukum di sektor transportasi jalan.
Dalam pertemuan itu, Kakorlantas Polri menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, serta para pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut dinilai penting dalam mewujudkan target Zero Over Dimension dan Overload (Zero ODOL) pada tahun 2027.
Irjen Pol Agus Suryonugroho juga menekankan pentingnya peran aktif para pengemudi dalam mendukung kebijakan tersebut. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan standar kendaraan merupakan kunci utama dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, Kakorlantas mengingatkan bahwa dukungan para pengemudi sangat dibutuhkan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat. Operasi tersebut merupakan agenda nasional dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri, yang menuntut kondisi lalu lintas aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Independent Nasional, Suroso, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan waktu yang diberikan oleh Kakorlantas Polri. Ia menilai dialog terbuka seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi antara pengemudi dan aparat penegak hukum.
Suroso juga menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan keselamatan transportasi serta target Zero ODOL 2027. Ia turut mengapresiasi kelancaran pengamanan arus lalu lintas pada Operasi Lilin Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, seraya berharap Polri semakin solid dan optimal dalam melayani serta melindungi masyarakat.
(Rdw)






