Diguyur Hujan Deras Ratusan Rumah Warga di Kapuk Terendam Banjir - Plus62.co

Diguyur Hujan Deras Ratusan Rumah Warga di Kapuk Terendam Banjir

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan rumah warga di RT 18 RW 12, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terendam banjir

Ratusan rumah warga di RT 18 RW 12, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terendam banjir

JAKARTA, PLUS62.CO — Ratusan rumah warga di RT 18 RW 12, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, terendam banjir setelah diguyur hujan deras pada Senin pagi, (12/1/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi (12/1/2026), genangan air mencapai ketinggian sekitar lutut orang dewasa. Air berwarna kecokelatan tampak menggenangi jalan lingkungan hingga pekarangan rumah warga.

Baca Juga :  Polri Kerahkan Dapur Lapangan dan Patroli Kesehatan untuk Korban Banjir Karawang


Akibat banjir tersebut, aktivitas warga pun terganggu, terutama mereka yang hendak berangkat bekerja maupun anak-anak yang akan pergi ke sekolah.

Sejumlah warga terlihat berupaya menyelamatkan barang-barang berharga dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.


Tison (35), warga RT 018 RW 12, mengatakan banjir di wilayah tersebut merupakan kejadian yang kerap berulang setiap kali hujan deras mengguyur kawasan Kapuk.

Menurutnya, banjir biasanya terjadi saat hujan deras disertai meluapnya air kali di sekitar permukiman, sehingga air dengan cepat naik dan masuk ke rumah-rumah warga.

Baca Juga :  Menteri Agama Klarifikasi Soal Pernyataannya Tentang Guru


“Di sini kalau kali meluap dan hujan deras pasti banjir. Bisa setinggi dengkul orang dewasa,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia berharap pemerintah daerah memberi solusi terhadap banjir di lingkungan RW 12. Menurutnya, fenomena banjir tiap hujan kerap terulang.

“Ya paling saya bisa berharap sama pemda, ada upaya memperbaiki got dan ditambah pompa airnya. Masa, tiap hujan harus banjir terus,”katanya.

Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi sejumlah titik di perkampungan Kapuk.

Baca Juga :  Hujan Deras Rendam Perkampungan Kapuk, Warga Minta Pompa Air Selalu Siaga

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB