TNI AL Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Kepri - Plus62.co

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Kepri

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM, PLUS62.CO — TNI Angkatan Laut bersama tim gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 2,6 ton methamphetamine atau sabu cair di perairan Kepulauan Riau.

Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi TNI AL bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, dan Polri dalam memperkuat pengawasan jalur laut yang kerap dimanfaatkan jaringan penyelundupan narkotika.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., menghadiri konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang, Batam, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga :  Dankodaeral IV Hadiri Rapim TNI AL 2026 di Mabesal

Selain sekitar 2,6 ton sabu cair, petugas juga menemukan sekitar 1,57 juta batang rokok ilegal. Sebanyak 10 awak kapal berkewarganegaraan Myanmar turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Berkat mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut. Menurut dia, keberhasilan pengungkapan itu membuktikan sinergi antarlembaga dalam menjaga wilayah perairan Kepulauan Riau.

Baca Juga :  Kadispen Kodaeral IV Batam Hadiri Rakornispen TNI 2026

“Pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas dan kolaborasi antarlembaga dalam menjaga wilayah perairan Kepulauan Riau terus berjalan dengan baik,” ujar Berkat.

Ia menegaskan TNI AL, khususnya Kodaeral IV, akan terus memperkuat koordinasi dengan BNN, Bea Cukai, Polri, dan instansi terkait dalam memberantas peredaran serta penyelundupan narkotika melalui jalur laut.

Baca Juga :  Listrik Andal PLN Kawal Kemenangan Garuda Muda 8-0 atas Brunei di Laga Pembuka AFF U-23

Menurut Berkat, luasnya wilayah perairan Kepri dan posisinya yang berada di jalur pelayaran internasional menjadi tantangan dalam pengawasan.

“Sinergitas, koordinasi, pertukaran informasi, dan kerja sama antarinstansi menjadi sangat penting untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan,” tegasnya.

TNI AL menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan laut untuk mencegah Kepulauan Riau dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkotika ke Indonesia.

Berita Terkait

BCW Soroti Integrasi Bea Cukai-Pajak: Jangan Cuma Tukar Data, Bongkar Transaksi Mencurigakan
Arifin Pastikan 95 Korban Kebakaran Paseban Dapat Bantuan
Banyak Masalah Bea Cukai, Sejumlah Tokoh Bentuk Bea Cukai Watch
OT Peduli Bergerak Cepat, Bantuan Logistik Tiba untuk Korban Gempa Nagekeo
DePA-RI: Jangan Biarkan Viralitas Menjadi “Pengadilan Media Sosial
Ketika Uang Tak Lagi Datang dari Kerja, Kritik Imam Khamenei terhadap Kekayaan Instan
Lebih dari 900 Karya Ikuti MHT 2026, Malam Penganugerahan 27 Agustus
Oland PH Sibarani: Dewan Kehormatan Harus Jadi Penjaga Marwah PWI

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:47 WIB

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Kepri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:40 WIB

BCW Soroti Integrasi Bea Cukai-Pajak: Jangan Cuma Tukar Data, Bongkar Transaksi Mencurigakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Arifin Pastikan 95 Korban Kebakaran Paseban Dapat Bantuan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Banyak Masalah Bea Cukai, Sejumlah Tokoh Bentuk Bea Cukai Watch

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:30 WIB

DePA-RI: Jangan Biarkan Viralitas Menjadi “Pengadilan Media Sosial

Berita Terbaru

Megapolitan

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Perairan Kepri

Sabtu, 22 Agu 2026 - 06:47 WIB

Megapolitan

Arifin Pastikan 95 Korban Kebakaran Paseban Dapat Bantuan

Jumat, 21 Agu 2026 - 15:26 WIB

Megapolitan

Banyak Masalah Bea Cukai, Sejumlah Tokoh Bentuk Bea Cukai Watch

Kamis, 20 Agu 2026 - 11:59 WIB