Koalisi 19 Organisasi Advokat Serahkan Naskah Perubahan UU Advokat kepada Kementerian Hukum - Plus62.co

Koalisi 19 Organisasi Advokat Serahkan Naskah Perubahan UU Advokat kepada Kementerian Hukum

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  1. JAKARTA, PLUS62.CO – Koalisi 19 Organisasi Advokat menyerahkan naskah Rancangan Perubahan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia. Penyerahan tersebut merupakan bentuk partisipasi aktif organisasi advokat dalam mendorong pembaruan hukum nasional yang lebih demokratis, konstitusional, dan berkeadilan.

Rancangan perubahan itu disusun dengan berlandaskan semangat kebebasan berserikat dan berkumpul sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Atas dasar itu, Koalisi menegaskan bahwa sistem organisasi advokat di Indonesia harus tetap menganut prinsip multi-bar, sehingga seluruh organisasi advokat yang sah memiliki kedudukan dan kesempatan yang setara dalam menjalankan fungsi profesinya.

Baca Juga :  Masjid Jami Al-Mukarromah Duri Kepa Salurkan 650 Kupon Daging Kurban untuk Warga

Koalisi menilai tidak boleh ada lagi monopoli dalam organisasi advokat. Seluruh organisasi advokat yang telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia harus memiliki hak, kewajiban, dan kedudukan yang sama sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola profesi, Koalisi juga mengusulkan pembentukan Dewan Etik Advokat Nasional yang beranggotakan perwakilan dari setiap organisasi advokat yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum. Dewan tersebut diharapkan menjadi lembaga independen yang mampu menegakkan kode etik secara objektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus menjaga kehormatan serta martabat profesi advokat tanpa dominasi organisasi tertentu.

Baca Juga :  Jesicca Firly Resmi Disumpah sebagai Advokat, Rurih: Tegakkan Hukum dengan Integritas

Dalam rancangan itu, Koalisi turut memberikan perhatian terhadap pengaturan kembali ketentuan Pasal 31 Undang-Undang Advokat yang sebelumnya telah dinyatakan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat melalui putusan Mahkamah Konstitusi. Pengaturan baru tersebut dimaksudkan untuk memberikan batas yang tegas antara profesi advokat dengan konsultan hukum, paralegal, maupun pemberi bantuan hukum non-advokat, sehingga tercipta kepastian hukum mengenai ruang lingkup kewenangan masing-masing profesi tanpa mengurangi hak masyarakat memperoleh akses terhadap layanan hukum.

Koalisi meyakini revisi Undang-Undang Advokat menjadi momentum penting untuk membangun sistem profesi advokat yang lebih inklusif, demokratis, dan selaras dengan perkembangan hukum konstitusi di Indonesia. Reformasi tersebut diharapkan mampu memperkuat independensi profesi advokat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kondisi Jalan Raya Selembaran Sangat Memprihatinkan, dan Dikeluhkan Warga

Melalui penyerahan naskah ini, Koalisi berharap Kementerian Hukum Republik Indonesia menjadikan usulan tersebut sebagai salah satu bahan pembahasan dalam proses perubahan Undang-Undang Advokat. Regulasi yang lahir nantinya diharapkan mampu memberikan kepastian hukum, menjunjung tinggi kebebasan berserikat, serta menjamin persamaan kedudukan bagi seluruh organisasi advokat di Indonesia.

Narahubung:
Koalisi 19 Organisasi Advokat
Jakarta, 29 Juli 2026

Berita Terkait

PWI Pusat dan Hotman Paris Berdamai, Akhiri Polemik Demi Persatuan Indonesia
Haji Sarmilih Ucapkan Selamat kepada AKBP Reza Ma’rufi, Optimistis Polres Sumedang Semakin Presisi dan Humanis
Haji Sarmilih: Jangan Biarkan Keributan di Matraman Memecah Persaudaraan, Percayakan Penanganan kepada Polisi
LSPN Dukung Komjen Pol. Karyoto Jadi Kapolri, Nilai Berpengalaman dan Berintegritas
The Virgin Siap Guncang Panggung LokaryaFest 2026 di GBK
PWI Jaya Buka Pendaftaran Ulang Keanggotaan, Ditutup 31 Desember 2026
599 Kasus HIV Baru Gegerkan Kota Bogor, DPRD Minta Langkah Darurat Pencegahan
Tiga Warga Sipil Meninggal dalam Insiden Kekerasan di Yahukimo, Aparat Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:29 WIB

Koalisi 19 Organisasi Advokat Serahkan Naskah Perubahan UU Advokat kepada Kementerian Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:49 WIB

PWI Pusat dan Hotman Paris Berdamai, Akhiri Polemik Demi Persatuan Indonesia

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:14 WIB

Haji Sarmilih Ucapkan Selamat kepada AKBP Reza Ma’rufi, Optimistis Polres Sumedang Semakin Presisi dan Humanis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

Haji Sarmilih: Jangan Biarkan Keributan di Matraman Memecah Persaudaraan, Percayakan Penanganan kepada Polisi

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:18 WIB

LSPN Dukung Komjen Pol. Karyoto Jadi Kapolri, Nilai Berpengalaman dan Berintegritas

Berita Terbaru