Haji Sarmilih: Jangan Biarkan Keributan di Matraman Memecah Persaudaraan, Percayakan Penanganan kepada Polisi - Plus62.co

Haji Sarmilih: Jangan Biarkan Keributan di Matraman Memecah Persaudaraan, Percayakan Penanganan kepada Polisi

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, PLUS62.CO – Tokoh masyarakat DKI Jakarta, Haji Sarmilih, S.H., mengajak seluruh warga untuk tidak terpancing emosi dan tidak terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar menyusul keributan yang terjadi di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Menurut Haji Sarmilih, setiap peristiwa hukum harus dipandang sebagai tanggung jawab individu yang terlibat, bukan dijadikan alasan untuk menyudutkan suku, etnis, atau komunitas tertentu. Ia mengingatkan bahwa narasi yang menggiring opini terhadap kelompok tertentu hanya akan memperkeruh situasi dan mengancam persatuan bangsa.

Baca Juga :  Solidaritas Tanpa Batas, Keluarga Besar SMA 68 Kirim Harapan untuk Korban Bencana Sumatera

“Jangan biarkan ulah segelintir orang merusak persaudaraan yang selama ini terjalin baik. Tidak ada satu pun suku atau kelompok masyarakat yang boleh dihakimi akibat perbuatan oknum. Semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum,” tegas Haji Sarmilih, Selasa (28/7/2026).

Ia meminta masyarakat menahan diri, tidak menyebarkan video, foto, maupun informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Di era media sosial, kata dia, provokasi dapat menyebar lebih cepat daripada fakta sehingga masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan membagikan informasi.

Baca Juga :  Banjir di Tegal Alur Mulai Surut, Kinerja SDA Jadi Sorotan

Haji Sarmilih juga mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen warga untuk menjadi penyejuk suasana dan mencegah berkembangnya isu-isu yang dapat memicu konflik horizontal.

“Jangan terpancing ajakan balas dendam atau narasi yang memecah belah. Jakarta adalah rumah bagi seluruh anak bangsa. Perbedaan suku, agama, maupun latar belakang tidak boleh dijadikan alasan untuk saling bermusuhan,” ujarnya.

Baca Juga :  HIPMI Jakarta Timur Gelar Santunan Anak Yatim dan Wakaf Al-Qur’an di Bulan Ramadan

Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian telah memiliki kewenangan untuk mengusut tuntas setiap pelanggaran hukum. Karena itu, masyarakat diminta memberikan kepercayaan penuh kepada aparat dan tidak mengambil tindakan sendiri yang justru berpotensi memperluas konflik.

“Siapa pun yang bersalah harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun jangan sampai proses penegakan hukum berubah menjadi konflik antarkelompok. Mari kita jaga keamanan, ketertiban, dan persatuan. Kedamaian Jakarta adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Haji Sarmilih.

Berita Terkait

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional
BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur
Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?
Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar
Kodaeral IV Perkuat Sinergi dengan Insan Pers di Pelantikan Ulang PWI Kepri
Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng
Purbaya Dicopot, Bea Cukai Watch: Jangan Buru-buru Bernapas Lega
Pameran Ikan Hias APIC-Pokja PWI Jakbar Edukasi Ratusan Pelajar

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:00 WIB

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 20:21 WIB

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Kamis, 24 September 2026 - 07:56 WIB

Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar

Rabu, 16 September 2026 - 16:19 WIB

Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB