JAKARTA — Pendiri kelompok pencinta alam SMA Negeri 68 Jakarta, Elpala, menyiapkan sejumlah program besar mulai dari produksi film dokumenter bertema air hingga rencana ekspedisi pendakian gunung dunia.
Program tersebut dibahas dalam pertemuan antara pendiri Elpala dan Kepala SMA 68 Jakarta Tjahyani, M.Pd., Rabu (14/5/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan dihadiri alumni Elpala angkatan 1987 Dar Edi Yoga dan Eka Bama Putra, senior Elpala Onaria Franaisca, anggota Elpala Nabil, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Iyan Maulana, M.Pd.I., serta Pembina Elpala Rahman Rudyansyah.
Salah satu agenda utama ialah produksi film dokumenter tentang air sebagai sumber kehidupan. Pengambilan gambar direncanakan dilakukan di kawasan Sungai Cicatih dan Gunung Salak, Jawa Barat.
Film tersebut diharapkan menjadi media edukasi lingkungan sekaligus kampanye pelestarian sumber daya air di tengah ancaman kerusakan alam dan perubahan iklim.
Selain itu, Elpala juga menyiapkan ekspedisi pendakian ke salah satu puncak tertinggi dunia sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan kepencintaalaman bagi siswa.
“Bukan sekadar mendaki gunung, tetapi bagaimana membangun karakter, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat membawa nama Indonesia melalui kegiatan positif,” kata Dar Edi Yoga.
Elpala dikenal memiliki rekam jejak ekspedisi internasional, di antaranya ke Gunung Kilimanjaro di Afrika, Gunung Elbrus di Rusia, hingga Carstensz Pyramid di Papua. Organisasi ini juga pernah memproduksi film dokumenter tentang hilangnya Yudha Sentika di Gunung Kerinci, Jambi.
Pihak sekolah menyatakan dukungan terhadap program Elpala yang dinilai memiliki nilai edukasi, lingkungan, dan penguatan karakter bagi generasi muda.






