Jakarta Pusat — Wakil Gubernur DKI Jakarta menyapa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Al-Fauz.
Dalam kegiatan keagamaan tersebut, panitia menghadirkan dai kondang Ustadz Habiburahman yang menyampaikan tausiyah dan pesan-pesan keislaman kepada para ASN. Wakil Gubernur menekankan pentingnya penguatan nilai spiritual sebagai fondasi etos kerja dan kualitas pelayanan publik.
Usai kegiatan di masjid, Wakil Gubernur melanjutkan kunjungan ke Café TIS untuk bertemu komunitas disabilitas. Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan berupa sepatu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap penyandang disabilitas.
Agenda berlanjut ke DKR (Day Care Karyawan) yang menampung anak-anak ASN, khususnya usia PAUD. Meski hujan turun, kegiatan tetap berlangsung dengan kehadiran sekitar 20 anak. Wakil Gubernur menyoroti pentingnya fasilitas pendukung bagi ASN agar dapat bekerja secara optimal.
Dalam kunjungannya, Wakil Gubernur didampingi Staf Khusus Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat Beno Muhammad Ibnu. Turut hadir Wali Kota Jakarta Pusat Arifin, Wakil Wali Kota Eric PZ Lumbun, Sekretaris Kota Denny Ramdany, Asisten Pemerintahan Prastyo Kurniawan, Asisten Kesra M Reza Pahlevi, Kepala Bagian Umum dan Protokoler Istya Sati Murnendyah, Kepala BAZNAS (Bazis) Jakarta Pusat Raja Mohammad Zamzami, serta Camat Menteng Nurhelmi Savitri.
Pada rangkaian akhir kunjungan, Wakil Gubernur secara resmi membuka Gerai Dekranasda Jakarta Pusat. Gerai tersebut diharapkan menjadi sarana promosi dan pemasaran produk UMKM, termasuk kerajinan khas Betawi seperti batik dan produk kriya lainnya, sekaligus etalase bagi tamu dari berbagai daerah dan mancanegara.
Dalam arahannya, Wakil Gubernur juga menyoroti kesiapsiagaan aparat menghadapi potensi genangan akibat hujan. Ia mengapresiasi gerak cepat PPSU, Pasukan Biru, serta unsur kewilayahan yang sigap turun ke lapangan.
“Kita tidak boleh lengah. Tidak banjir patut disyukuri, tetapi kesiapsiagaan adalah keharusan,” tegasnya.
Kunjungan ini menegaskan bahwa pembangunan Jakarta tidak hanya diukur dari aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas pelayanan, kepedulian sosial, serta keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan.
“Kalau tidak terjadi banjir, Alhamdulillah. Namun jika ada genangan, kita harus bergerak cepat agar dampaknya segera teratasi,” ujar Wali Kota Jakarta Pusat Arifin.






