Polri Kerahkan Dapur Lapangan dan Patroli Kesehatan untuk Korban Banjir Karawang - Plus62.co

Polri Kerahkan Dapur Lapangan dan Patroli Kesehatan untuk Korban Banjir Karawang

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Karawang — Banjir merendam 29 desa di 12 kecamatan di Kabupaten Karawang sejak Minggu, 17 Januari 2026. Bencana terjadi akibat luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet. Data sementara BPBD Karawang mencatat sedikitnya 3.162 rumah warga terdampak. Pendataan masih berlangsung.
Ketinggian air di sejumlah permukiman berkisar 50–90 sentimeter. Di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, genangan mencapai 2–3 meter dan membatasi mobilitas warga.
Polda Jawa Barat mengerahkan kendaraan dapur lapangan (Randurlap) di Desa Karangligar, Kampung Pangasinan, pada Senin, 19 Januari 2026. Dapur lapangan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak, baik yang masih bertahan di lokasi banjir maupun di pengungsian. Sebanyak 650 porsi makanan telah disalurkan.
Sebanyak 500 personel Polres Karawang bersama TNI, BPBD, dan relawan dikerahkan untuk evakuasi warga, pengamanan lingkungan, serta pelayanan kemanusiaan. Sejumlah Polisi Wanita Polda Jawa Barat turut terlibat dalam pengolahan dan distribusi makanan.
Polri juga mengintensifkan patroli kesehatan dari rumah ke rumah. Hingga hari ini, 200 warga telah menerima layanan pemeriksaan dan pengobatan dari tenaga kesehatan Polri.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan Polri hadir tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga pelayanan kemanusiaan. “Kami memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa darurat banjir,” kata Trunoyudo.
Polri menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait hingga banjir surut dan aktivitas masyarakat kembali normal.

Baca Juga :  BNNP Babel Gandeng PWI, Apdesi dan Karang Taruna Perkuat P4GN

Berita Terkait

Tambang di Boltim Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi dan Penegakan Hukum
Kapolri: Stabilitas Kamtibmas Kunci Ekonomi
Aktivis Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal Sulut, Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM
Kejaksaan Serahkan 6 Tersangka Korupsi Kredit Bank Plat Merah ke JPU
Tiga Pelaku Pengeroyokan Wartawan di PT PMM Ditahan Polda Babel
Ramadan Penuh Harapan di Lapas Medan
Warga Adat Tanoyan Keluhkan Kesulitan Menjual Emas Hasil Tambang Tradisional
Kades Palasari Akui Izin SPPG Tak Sah, Warga Villa Cherry Minta Operasional Dihentikan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:16 WIB

Tambang di Boltim Jadi Sorotan, Publik Desak Transparansi dan Penegakan Hukum

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:01 WIB

Kapolri: Stabilitas Kamtibmas Kunci Ekonomi

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:34 WIB

Aktivis Desak Penertiban Tambang Emas Ilegal Sulut, Gelar Aksi di Kejagung dan Kementerian ESDM

Senin, 9 Maret 2026 - 21:32 WIB

Kejaksaan Serahkan 6 Tersangka Korupsi Kredit Bank Plat Merah ke JPU

Minggu, 8 Maret 2026 - 15:07 WIB

Tiga Pelaku Pengeroyokan Wartawan di PT PMM Ditahan Polda Babel

Berita Terbaru

Megapolitan

Kisruh di Rusun Pesakih, Warga Desak Ketua RT Dicopot

Senin, 20 Apr 2026 - 16:51 WIB

Megapolitan

Hadiri Halalbihalal FK Ulum, Wali Kota Ajak Jaga Kondusivitas

Senin, 20 Apr 2026 - 10:03 WIB

Megapolitan

Zulmansyah Sekedang Wafat, Insan Pers Kehilangan Sosok Pemersatu

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:38 WIB