Aksi Pemalakan Sopir Truk Kembali Terjadi di Ringroad Kayu Besar Cengkareng - Plus62.co

Aksi Pemalakan Sopir Truk Kembali Terjadi di Ringroad Kayu Besar Cengkareng

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto tangkapan layar video viral aksi Pemalakan Sopir di Ringroad kayu besar Cengkareng Jakarta Barat

Foto tangkapan layar video viral aksi Pemalakan Sopir di Ringroad kayu besar Cengkareng Jakarta Barat

JAKARTA, Plus62.co — Jagat maya kembali dihebohkan oleh beredarnya video yang merekam aksi dugaan pemalakan terhadap sopir truk di ruas Jalan Outer Ringroad Kayu Besar, Cengkareng, Jakarta Barat. Kejadian yang terjadi pada Kamis (15/1/2026) meresahkan para sopir truk yang melintas dikawasan tersebut.

Dalam video yang direkam oleh pengemudi di belakang korban, terlihat sejumlah pria nekat menghadang laju truk yang sedang melintas. Para pelaku diduga meminta sejumlah uang secara paksa kepada sopir truk agar diizinkan melanjutkan perjalanan.

“Ini tukang palak di sini rese, noh malak lagi,” ujar perekam video yang menyuarakan keresahannya saat menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

Berulangnya kejadian serupa di titik yang sama menimbulkan desakan dari masyarakat agar pihak kepolisian meningkatkan pengamanan dan patroli di kawasan Outer Ringroad, yang merupakan jalur vital distribusi logistik di Jakarta Barat.

Para sopir truk mengaku sering merasa terancam saat melintasi kawasan tersebut, terutama pada jam-jam tertentu. Aksi tersebut tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya karena dilakukan di tengah jalur cepat.

Video yang kini viral di media sosial tersebut telah memicu ribuan komentar dari netizen yang meminta pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cengkareng dan Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Barat untuk segera menindak tegas para pelaku.

Masyarakat berharap adanya tindakan nyata, tidak hanya sekadar penangkapan sementara, tetapi juga solusi jangka panjang agar jalur logistik Jakarta bebas dari aksi pungutan liar (pungli) dan premanisme.

(Rdw)

Baca Juga :  Ketua PWI Jakpus: Usut Tuntas Dugaan Korupsi Rp15 Miliar Kepala Dinas Kebudayaan DKI

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB