JAKARTA, PLUS62CO — Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memimpin langsung kegiatan panen anggur bersama warga di Komplek Taman Buaran Indah RW 13, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jumat (9/1/2026). Dari kebun yang dikelola secara mandiri oleh warga, panen kali ini menghasilkan sekitar 10 kilogram anggur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi, Kepala Bagian Perekonomian Patar Parulian Pakpahan, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto, Camat Cakung Rohmad, serta para lurah se-Kecamatan Cakung.
Munjirin mengapresiasi kreativitas dan inovasi warga Perumahan Taman Buaran Indah yang berhasil memanfaatkan lahan kosong menjadi kebun produktif. Inisiatif tersebut diketahui digagas oleh salah satu warga, Harismawati Sharifah, bersama keluarganya.
“Ini contoh yang sering saya anjurkan, bahwa lahan-lahan kosong yang belum dimanfaatkan sebaiknya digunakan secara produktif. Lokasi ini menjadi bukti bahwa lahan terbatas pun bisa memberi manfaat bagi warga,” ujar Munjirin.
Ia menilai, pemanfaatan lahan kosong untuk tanaman produktif seperti anggur tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa hasil panen yang dapat dinikmati bersama masyarakat.
“Saya berpesan kepada warga, pengurus RT dan RW, agar lahan-lahan yang belum termanfaatkan di sekitar Taman Buaran Indah bisa dimaksimalkan,” katanya sembari mencicipi anggur hasil panen.
Sementara itu, pemilik sekaligus pengelola kebun anggur, Harismawati Sharifah (50), mengungkapkan kebun tersebut telah dikelolanya bersama sang suami selama kurang lebih tiga tahun. Ia mengaku memulai budidaya anggur dengan belajar secara otodidak.
“Saya belajar dari YouTube, lalu datang langsung ke beberapa kebun anggur. Awalnya sempat gagal, tapi terus belajar dan berbagi pengalaman, bahkan sampai ke luar daerah, hingga akhirnya berhasil,” ujarnya.
Harismawati menambahkan, hasil panen anggur dibagikan kepada warga sekitar dan kebunnya juga terbuka bagi tamu yang berkunjung.
“Kalau sudah panen, saya bagikan ke warga. Kalau ada tamu datang, dipersilakan untuk memetik langsung,” tuturnya.
Adapun jenis anggur yang ditanam di kebun tersebut antara lain jupiter, trans, adora, dan tamaki, serta beberapa varietas lainnya. Keberhasilan kebun anggur warga ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain di Jakarta Timur dalam memanfaatkan lahan kosong menjadi ruang produktif bernilai ekonomi dan sosial.
(Red)






